Tripple Squeeze in Action

 

Sebuah kegembiraan dalam permainan bridge adalah ketika kita berhasil memecahkan persoalan yang ada dalam permainan, apakah persoalan deklerer, defense atau dalam penawaran. Apalagi kalau persoalan tersebut adalah persoalan yang langka terjadi.

Pada sesi ke-3 banyak penyisihan Kepri Cup XIII yang berlangsung tanggal 19 Agustus lalu muncul dalam sebuah persoalan bidding dan sekaligus persoalan play pada kontrak slam berikut ini.
Posisi papan diputar sedemikian rupa untuk kenyamanan.

Barat membuka penawaran dengan precision 2C, partner melakukan double for take out, Timur pass. Apakah yang akan anda bid dengan pegangan berikut ini: ♠5 ♥ 82 ♦ QJ8xxxxx  ♣ K4.

Berapa diamond yang akan anda tawar? 2D, 3D, 4D atau 5D?
Beberapa pemain akan menawar 2D, takut partner kuat dan pendek diamond, atau ada juga yang menawar 3D atau 4D invite, namun ada juga yang agresif menawar 5D. Tanpa ampun, partnernya pun menaikkan ke slam 6D.
Barat memulai permainan dengan ♥K.
Inilah kartu dummy, yang super kuat.

Utara
♠ KQ
♥ AJ9xx
♦ AK9
♣ A92

Selatan
♠ 5
♥ 82 
♦ QJ8xxxxx 
♣ K4

Bagaimana rencana anda?
Lawan menyulitkan anda dengan memulai permainan dengan kartu yang mematikan ♥K.

Lead lain tentu memudahkan anda. Tapi anda tidak boleh pesimistis.

Sudahkah anda menemukan ara terbaik untuk menyelesaikan kontrak?
Apakah syarat-syarat agar kontrak anda aman?

Seperti terlihat sudah ada 11 trik, 8 trik diamond, ♥A dan ♣AK.
Trik ke-12 dari mana ya? Bisa ♠K, bisa ♥J atau bisa juga dari ♣9.
Point anda berdua adalah 21+6 = 27 HCP.

Barat yang membuka penawaran, bisa 11, 12 atau 13 HCP. Jadi Timur bisa hanya 0-2 HCP, bisa  ♠J dan ♣J atau salah satunya, atau ♣Q, atau nggak punya honor sama sekali.

Setelah membayangkan point, sekarang coba anda bayangkan bagaimana distribusi kartu Barat.
Bisa 5 lembar ♣ dan 4 kartu S, atau 6 lembar ♣ saja.

Karena anda tidak boleh melepaskan lead kepada lawan, maka trik pertama harus anda menangkan!
Sebelum melanjutkan barangkali ada yang mau menebak, distribusi dan kartu apa yang harus dipunyai Barat kalo kontrak anda ingin aman?

Sudah dapat solusinya?

Continue reading “Tripple Squeeze in Action”

Breaking The Rule

 

Salah satu pelajaran dasar dalam pertahanan bridge adalah memutuskan komunikasi deklerer. Berbagai cara dilakukan untuk memutuskan bridge ini. Namun itulah seninya bridge karena tidak ada aturan yang berlaku muthlak. Kami menemukannya dalam permainan berikut ini.
Barat membuka penawaran dengan 1D (sedikitnya 4 kartu) dan Timur menjawab dengan 1H, Selatan kemudian overcall dengan 1NT. Kini giliran Barat dan Timur pass melulu. Utara transfer 2H, yang diterima selatan dengan 2S. Tawaran berikutnya dari Utara adalah 3D. Ya, disuit lawan. Lama berpikir akhirnya selatan menawar 3NT.
Barat memulai permainan dengan ♣2 (4th best), dan inilah kartu dummy dan Timur
UTARA
♠ QJ987
♥ 8
♦ K8732
♣ J10
                    Timur
                    ♠ A54
                    ♥ 976542
                    ♦  Q
                    ♣  543
Atas ♣J di meja anda memainkan ♣5, menyatakan ganjil dan tentunya gak mampu menindih. Deklerer kemudian memainkan spade ke arah King, dan ketika menang melanjutkan spade lagi. Barat ikut dengan ♠10. Dari cara main Barat, dia menyatakan pegang 2 kartu spade.
Bagaimana selanjutnya?

Continue reading “Breaking The Rule”

Mengacaukan Timing Deklerer

 

Pada sebuah sesi latihan, anda dihadapkan pada defense dengan pegangan berikut  ♠ 109 ♥ KJ1052 ♦ Kxx ♣ J103 di posisi Timur.
Penawaran berlangsung sebagai berikut:
S      B       U       T
                  p       p
1C*  1S       x       p
1N    p       3N      p
p      p
Lawan menggunakan precision weak NT. Dari penawarannya Selatan memperlihatkan kekuatan 15-17 balans.
Partner memulai permainan dengan 7 dan inilah kartu meja
♠ A7543
♥ 86
♦ AJ64
♣ 82
Atas 7, deklerer memainkan 8 dari meja dan anda memainkan salah satu honor heart, misal K.
Pada trik kedua, deklerer bermain Diamond kecil ke arah Jack. Partner ikut dengan 3. Tidak jelasnya posisi diamond, anda menang dengan K.
Apa selanjutnya?
Dari jalannya penawaran terlihat partner agak nakal dengan overcall 1S-nya. Melihat penawarannya, rasanya deklerer pegang doubleton spade yang berarti partner hanya 4 kartu!!!.  Tetapi karena spade anda bagus, ♠109, maka anda pun menyerang spade. Benar saja, deklerer lama sebelum akhirnya memainkan ♠8 dan anda masih memegang lead.
Bagaimana rencana defense anda selanjutnya?

Continue reading “Mengacaukan Timing Deklerer”

Sinyal Yang Gamblang





Dalam sebuah pertandingan Pat-Kawan, kami mendapati persoalan signaling berikut ini:
 
Penawaran berlangsung sbb:
US: Bahaya, TB: Aman
 
 
T S B U
2H* 2S p 3H
p 3S p 4S
 
2H= weak two; sementara 3H forcing, dan 3S minimum.
 
Barat memulai permainan dengan ♥Q dan mendapat sinyal come on dari partner.
 
Inilah kartu anda dan dummy.
 
                     Dummy
                     ♠ A87
                    ♥ 1087
                    ♦ KJ1076
                    ♣ KQ
 
♠ Q92
 Q2
♦ A843
♣ 1098
 
    
 
Lama Barat berpikir sebelum akhirnya melanjutkan heart ke ♥K di Timur, dan menang, sementara deklerer menjatuhkan ♥J-nya.
 
Timur kemudian melanjutkan A, dan setelah berpikir sejenak, Selatan akhirnya membuang Q-nya.
 
Bagaimana rencana defense anda?
 
Ya, 3 trik sudah anda dapatkan dan dimanakah trik ke-4 akan hadir?
 
Bagaimana selanjutnya?

Continue reading “Sinyal Yang Gamblang”

Opening Lead Yang Merepotkan

 
Pada Liga Bridge EIBC PLN bulan ke-4 Juli ini, kami menemukan sebuah papan menarik. Pada kondisi kita aman dan lawan bahaya, lawan sebelah kanan buka 1D precision, lawan sebelah kiri bid 1H. Opener kemudian rebid 1NT yang langsung yang dinaikkan ke game oleh lawan sebelah kiri (mungkin karena dia bahaya, dia gak invite). 
 
Kartu apa yang anda mainkan untuk memulai permainan dengan pegangan ♠ J73 ♥ KQ5 ♦ J108 ♣ A1093?
 
Noldy George yang duduk di Barat memulai permainan dengan sangat baik ♠3!?. Inilah kartu dummy dan deklerer.
 
♠ AKQ8
♥ J643
♦ 765
♣ J7
 
♠ 109
♥ A105
♦ KQ432 
♣ K85
 
Jika anda sebagai deklerer apa yang anda lakukan?
Ada deklerer yang melakukan finesse spade pada trik pertama dengan cara bermain kecil dari dummy. Ada juga yang menang di meja dan main diamond.
Cara mana yang anda pilih?
 
Bagi yang bermain kecil dari meja, ternyata ♠ 10 anda menang karena Timur juga bermain kecil.
Apa langkah selanjutnya?