Dummy Reversal

Bermain bridge memungkinkan anda menghadapi suatu persoalan baik sebagai deklerer maupun sebagai defender bahkan lebih sering lagi sebagai bidder. Persoalan tersebutlah yang membuat permainan ini semakin mengasyikkan karena adalah suatu kebahagian bagi para penjawab yang sukses atas persoalan tersebut.

Dalam babak kualifikasi RR1 PON XIX Beregu sesi 5 ada papan yang menarik. Dengan point terbatas dan dengan penawaran yang akurat akan dicapai kontrak slam yang menantang dengan distibusi sebagai berikut:
Utara
♠ Axxx
♥ A86
♦ AJ65
♣ 9x
Selatan
♠ x
♥ K104
♦ Q7432
♣ AKQ4
Dengan penawaran tanpa gangguan dari lawan, anda mencapai kontrak slam 6D dari Selatan. Barat memulai permainan dengan ♠Q. Bagaimanakah rencana terbaik dalam menyelesaikan kontrak ini?
Beberapa pasangan yang mencapai kontrak ini gagal menemukan solusinya. Apakah anda mempunyai rencana yang lebih baik?
Seperti terlihat kontrak akan aman jika truf terbagi rata 2-2 dan tidak ada peluang sama sekali jika truf terbagi 4-0. Makanya anda harus berhati-hati jika diamond terbagi 3-1 di luar. Apakah anda sudah menemukan solusinya?

Continue reading “Dummy Reversal”

OPINI – Ferdy Waluyan

Dalam buletin hari ke-4 PON XIX Jabar, Pak Guru demikian dia biasa dipanggil menulis tentang kecurangan dalam olahraga bridge, Mengingat tulisan ini sangat bagus maka atas izin pak guru, tulisan ini kami muat disini.

♠ ♥ ♦ ♣

Belum lama berselang, World Bridge Federation (WBF) menjatuhkan sanksi membatalkan regu senior Jerman sebagai juara dunia kategory senior tahun 2013 dan sanksi skorsing kepada beberapa pemain kenamaan di Eropa karena terbukti bermain curang (cheating).

Keputusan WBF ini dilakukan melalui pembuktian tidak terbantahkan (karena ternyata tidak ada bantahan) yang dilakukan oleh personel-personel yang ahli, setelah penyelidikan yang seksama dalam kurun waktu yang panjang.

Secara pribadi tindakan WBF ini sangat mengejutkan, karena ternyata dilakukan oleh pemain-pemain kenamaan dengan prestasi dunia.

Sebagai insan Bridge, selayaknya kita perlu memberikan perhatian serius terhadap masalah cheating ini. Masalahnya adalah ini tidak hanya masalah pribadi/perorangan dari terkena sanksi, tetapi juga menyangkut nama baik bangsa & negara. Disamping itu, masalah cheating ini akan memberi kesan negatif terhadap masyarakat luas bahwa olah raga Bridge adalah olah raga yang penuh dengan kecurangan dan bukan gentleman game. Efek sampingnya cukup jelas yaitu mengurangi niat masyarakat untuk bermain atau menekuni Bridge.

Ini tentu akan menghambat usaha memasyarakatkan olah raga bridge yang harus kita akui masih kurang popular, meskipun pemain-pemain Indonesia sudah berprestasi tingkat dunia, open team 2 kali runner-up di olimpiade, category senior runner-up dan juara III, H. Lasut – Eddy M. juara dunia pasangan senior, regu putri runner-up Venice Cup tahun 2011 dan juara III Olimpiade tahun 2015.

Usaha pro-aktif tentu dapat dilakukan P.B. GABSI melalui berbagai macam cara, antara lain :

– Segera menindaklanjuti jikalau ada gejala/laporan mengenai pemain yang diduga melakukan kecurangan. Caranya dengan penjelasan yang bersifat edukatif dan persuasif. Dengan dasar berpikir positif, karena harus diakui bahwa masih ada pemain pemula yang tidak mengetahui mana yang legal dan illegal.

– Melalui para pembina dengan jelas ditekankan bahwa seluruh aksi (bidding dan play) harus berdasar pada sistim & konvensi dan alasan yang logis. ini adalah bahasa komunikasi di olah raga Bridge.

– Menyebarluaskan edaran WBF tentang peraturan baru.

Dengan positive-thinking, selayaknya kita semua insan Bridge secara proaktif dengan hati nurani yang bersih memajukan olah raga Bridge dengan baik dan benar, agar berprestasi lebih balk lagi di tingat dunia demi nama baik bangsa & negara Indonesia.

♠ ♥ ♦ ♣

Hantam Kromo

 

Pada pertandingan swiss Liga Bridge EIBC PLN beberapa waktu lalu, kami sempat menonton satu papan menarik yang melibatkan defender dan deklerer. Kali ini kita akan mengamatinya dari sisi deklerer.
Penawaran berlangsung cepat dan dicapai kontrak 3NT dari Selatan (Selatan sempat menawar 1S atas 1H utara).
Barat memulai permainan dengan ♦7. Beginilah kartu dummy dan Selatan.
UTARA
♠ 87
♥ KQ1065
♦ 865
♣ AKQ

 

SELATAN
♠ A654
♥ 92
♦ AK3
♣ 10654

 

Kontrak normal dicapai dan Selatan harus membawakan kontrak 3NT.
Atas ♦5 dari meja, Timur ikut dengan ♦J.
Bagaimana rencana main anda?
Bagaimana anda melihat pembagian diamond diluar? Saya setuju dengan anda bahwa kemungkinannya 5-3 lebih besar dari sekedar 4-4. Akankah anda tunda? Tentu tidak karena adanya kelemahan di suit lain yang lebih anda takuti, spade.
Jadi anda menang. Bagaimana selanjutnya?

Continue reading “Hantam Kromo”

Squeeze Without The Count

Permainan bridge itu memang mengasyikan, apalagi kalau kita berhasil menemukan solusi atas suatu persoalan yang tergolong sukses.

Persoalan permainan berikut ini kami temukan di ajang AgBC Cup 2016 kemaren ini pada sesi pertama dan papan pertama yang kami mainkan dan menurut penulis persoalan deklerer disini sangat menantang.
Penawaran berlangsung sebagai berikut:
Kondisi semua aman
BARAT UTARA   TIMUR  SELATAN
pass       pass        1D       1NT
pass       3NT        semua pass
Posisi papan disusun sedemikian rupa untuk kenyamanan pembaca.
Barat membukan permainan dengan ♥7, dan inilah kartu dummy dan anda.
UTARA
♠K10
♥86
♦A9765
♣Q943
SELATAN
♠ AQJ2
♥ A92
♦ K104
♣ J86
Atas ♥8 meja, Timur main ♥J dan anda biarkan menang.
Timur melanjutkan dengan ♥4, bagaimana rencana anda?

Continue reading “Squeeze Without The Count”

Hidden Entry

 

Dalam babak final Kepri Cup 2014 lalu, tim kami dihadapkan pada kontrak yang sudah tidak bisa diselamatkan.
Penawaran berlangsung lancar sebagai berikut:
S    B     U  T
1S  2H   2S    3D
4S  X
UTARA
♠ A85
♥ 1065
♦ K762
♣ 974

 

SELATAN
♠ QJ97642
♥ QJxx
♦ –
♣ AJ
Barat memulai permainan dengan ♥AK, dan Timur ikut dengan ♥9 dan kemudian  mendiskad ♦4. Barat kemudian melanjutkan dengan ♥8, sebuah sinyal akan warna diamond.
Timur ruff dengan ♠10 dan sesuai instruksi kembali ♦Q.
Seperti terlihat kontrak anda gagal karena akan kalah minimal 1 trik club lagi.
Jika saja Timur kembali ♣K, kontrak sudah tidak bisa diselamatkan, dan tidak akan ada cerita ini.
Namun demikian, pengembalian Timur membuka peluang pada anda untuk menyelamatkan kontrak jika posisi kartu seperti yang diinginkan.
Kondisi bagaimana yang menyebabkan kontrak bisa selamat?

Continue reading “Hidden Entry”