288

Memeras Guru

 
Kebahagian seorang murid adalah mempertontonkan permainannya dihadapan guru atau pelatih. Bahkan lebih bahagia lagi jika mampu mengalahkan sang pelatih dan sang pelatih pun akan ikut bangga.
 
Pada satu kesempatan saya bertemu di meja dengan salah seorang guru bridge Indonesia Ferdy Waluyan. Kala itu kami berhadapan dalam suatu event Liga Bridge BNI, sebuah pertandingan bridge beregu yang secara teratur dilaksanakan sebulan sekali di Jakarta beberapa tahun lalu. Namun sayang event ini sudah tidak ada lagi.
 
Duduk sebagai dealer, saya membuka penawaran dengan 2S, pak guru overcall 3D dan partner langsung bid 4S.
Kartu pembuka adalah A.
 
Beginilah kartu anda dan dummy.
 
♠KJ4
♥AQ65
♦K762
♣K3
 
♠A108762
♥J43
♦J5
♣105
 
Atas kontrak 4S saya, pak guru memulai permainan dengan A dan melanjutkan dengan Q ketika Timur ikut dengan 9. Bagaimana rencana anda?
 
Total HCP anda berdua ada 22 HCP (ya kekuatan anda paling minim untuk pembukaan weak-2) dengan overcall barat secara pasti dialah yang pegang banyak point. Sangat beralasan untuk menempatkan K ada di barat, tetapi berapa lembar? Dua lembar tentu wuenak sekali.
 
Kontrak truf, sehingga anda harus menghitung jumlah loser. Dari spade bisa ada bisa juga tidak ada loser. Dari diamond, satu loser sudah diambil lawan. Bila ♣A salah tangan maka kontrak tergantung dari mendapatkan ♠Q, karena jika ♣A salah tempat (ada di Timur) hampir 100% K ada di barat. 
 
Jadi apa yang anda mainkan dari meja atas Q barat pada trik ke-2?
Pemikiran saya pertama kali adalah main kecil di meja karena takut kena truf dan berharap ♣A ada di Barat, demikian juga K, dan menyimpan K agar bisa dipakai untuk buang loser heart nantinya setelah truf dibersihkan. Dengan cara main seperti ini, saya harus menemukan ♠Q dengan benar.
 
Tiba-tiba muncul dalam pikiran saya, jika kedua kartu kunci ♣A dan K ada di Barat, saya bisa claim kontrak kendatipun K kena ruff, bahkan bisa up, bila K dapat trik. Tambahan lagi dengan memainkan K dan kena ruff, kemungkinan besar loser di spade akan hilang.
Apakah anda melihatnya?
 
Saya kemudian memainkan K dari meja, dan benar aja, Timur ruff dan kembali club. 
Pak guru menang dengan ♣A dan kembali J. 
Di sini deklerer harus berhati-hati memainkan setiap kartunya.
 
Memanfaatkan penangkap ditangan, saya finesse heart dulu dan menang. Satu tugas selesai, bagaimana dengan ♠Q? Satu-satunya yang berpeluang void spade spade adalah barat. Jika tidak kartu Timur aneh sekali, selembar diamond dan void spade. Dengan alasan itu saya memainkan ♠K dari meja, dan syukurlah semua ikut dan hanya tersisa satu truf di luar, sang nyonya.
Bagaimana selanjutnya?
 
Jika anda tidak teliti maka kontrak masih bisa mati, tetapi saya sudah klaim ke pak guru.
Bagi yang jeli, anda akan melihat bahwa barat kena squeeze di warna diamond dan heart, tentunya jika dia pegang K lebih dari 2 lembar.
 
Dengan hati-hati deklerer deklerer memainkan ♠J dari meja, ♠Q dan ♠A, barat buang diamond dan membuka kartu saya.  Menyeberang ke ♣K, dan saya claim dengan mengatakan pak guru kena squeeze, dan tanpa berpikir panjang pak guru pun setuju.
 
Inilah posisi kartu setelah trik ke-6, setelah main ♠K
 
          ♠J4
          A65
          8  
          ♣K
♠-                          ♠Q
Kx                      xx
10xx                   ♦-
♣Qx                      ♣Jxxx
          ♠A1082
          J4
          –  
         ♣10
 
Jika anda memainkan spade kecil dari meja, anda harus mengucapkan selamat tinggal pada kontrak anda, karena anda tidak berkesempatan untuk squeeze barat karena kena spade kena blok di meja, jika barat pegang lebih dari 2 kartu heart. Dengan memainkan ♠J, maka anda bisa ke tangan kapan pun dibutuhkan. Jadi setelah ♠J ke ♠A, ♣K dan memainkan semua spade anda. Perhatikan apakah 8 sudah tua ketika trik ke-11 dimainkan. Jika iya, diskad heart di meja, jika tidak buang aja, karena pasti barat tinggal selembar K lagi untuk menjaga diamond tersebut. 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *