244

Menutup Jalan Keluar

Dalam memenuhi kontraknya, deklerer kadang dihadapkan pada persoalan tidak cukupnya trik kecuali jika finesse berhasil, misalnya. Atau dalam kondisi lain, deklerer coba menambah peluang dengan melakukan throw-in terhadap lawan. Agar semua ini dapat tercipta, maka deklerer harus menutup semua jalan keluar sehingga sang penderita terpaksa kembali ke arah garpu.
 
Kembali ke masa silam, lebih dari 20 tahun lalu pada seleksi pembentukan tim putra PON Jabar 1996, anda dihadapkan pada kontrak 3NT yang menantang berikut ini. Diuntungkan oleh posisi papan, kita aman lawan bahaya, bidding berlangsung singkat tanpa gangguan lawan, menggunakan sistem precision 1C-1D-1NT-3NT.
 
Barat memulai permainan dengan ♠4, dan inilah kartu dummy anda anda.
 
♠ 10763
♥ J92
♦ 976

♣ AQ4
 
♠ AQJ52
♥ A65
♦ AK8

♣ 103
 
Pertama sekali melihat dummy, rasa syukur deklerer tidak mendarat pada kontrak game 4S yang tidak ada peluang karena sudah terlihat ada sedikitnya 4 loser, 1 dari spade, 2 dari heart dan 1 dari diamond, itu pun kalo finesse club berhasil.
 
Deklerer dengan cepat main ♠10 dari meja, eit…. Timur diskad diamond. Menang trik pertama, lanjutan spade dimenangkan barat yang langsung beralih ke ♣9, sementara Timur kembali diskad .
 
Bagaimana anda melanjutkan permainan?
Apakah lawan jujur? mungkin saja dia tidak ada honor club sehingga kembali besar….. sangatlah berbahaya untuk langsung finesse queen, karena timur bisa saja kembali club (mungkin agak susah jika kembali ♣J, tapi siapa tau). Untuk menjaga itu, deklerer akhirnya bermain kecil dari meja, Timur pun menang dengan ♣J. Tanpa berpikir panjang, Timur kembali diamond kecil, yang dimenangkan deklerer dengan A, eit Barat ikut dengan J.
 
Dari permainan sejauh ini, ditambah dengan lead barat, dapat disimpulkan Barat pegang disribusi 4414. Jadi distribusi Timur adalah 0364.
 
Yakin dengan distribusi demikian, deklerer pun memainkan 3 kali spade lagi sambil mengamati buangan Timur. Akhirnya Timur memilih buang 1 sekali heart (mungkin dia pikir kalo pegang AK, deklerer sudah punya 9 trik), sekali lagi diamond dan sekali club.
 
Bagaimana langkah selanjutnya?
Ini salah satu titik kritis permainan…….
Dengan asumsi diskad Timur dan dibantu pengembalian club dari barat, bisa disimpulkan bahwa Timur juga pegang ♣K. Artinya finesse club akan gagal.
Langkah selanjutnya untuk mendapatkan 9 trik hanyalah dengan throw-in, atau kita mengenalnya juga dengan istilah end-play.
Tapi bagaimana caranya? Sudahkah anda menemukannya?
 
Akhirnya deklerer memainkan heart kecil di dua tangan, dalam upaya awal menutup jalan keluar. Dengan asumsi honor  heart terpisah, barat pun kesusahan. Jika dia ambil dengan honor dan menyerang club, maka honor  heart Timur akan jatuh oleh A deklerer dan J akan jadi trik ke-9. Dengan terpaksa barat pun bermain kecil, deklerer taroh 9 yang dimenangkan Timur dengan 10.  Timur kemudian melanjutkan dengan Q, barat seperti diperkirakan diskad club.
 
Bagaimana selanjutnya?
Dengan asumsi distribusi tadi, deklerer pun melakukan penggembokan semua pintu keluar dengan memainkan A yang menjatuhkan Q di Timur, sebelum menyerahkan diamond ke Timur. Timur yang malang pun terpaksa kembali ke arah ♣AQ. Kontrak pun bikin.
 
Ketika melihat score sheet, hampir semua meja memainkan kontrak 4S dengan hasil sedikitnya mati 2 dan ada malah yang mati 4.
 
Berikut adalah distribusi selengkapnya
  

  Utara  
  ♠ 10763  
  ♥ J92  
  ♦ 976  
  ♣ AQ4  
Barat   Timur
♠ K984   ♠ void
♥ Kxxx   ♥ Q10x
♦ J   ♦ Q10xxxx
♣ 9xxx   ♣ KJxx
  Selatan  
  ♠ AQJ52  
  ♥ A65  
  ♦ AK8  
  ♣ 103  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *