233

Thank You Lead Opposition 

 
Kartu pembuka sangat menentukan kesuksesan suatu kontrak. Kadang bisa menyesatkan, baik deklerer maupun partner. Dan inilah yang terjadi di papan ini. Dalam suatu latihan tim PON Jabar, lawan anda melakukan lead J pada suit partnernya. Wajar jika deklerer dan partner menganggap bahwa lead tersebut adalah dari doubleton ketika deklerer memperlihatkan 10.
 
Cerita lengkapnya begini
Timur membuka penawaran dengan 1H pada kondisi papan TB bahaya US aman. Selatan kemudian overcall dengan 1S, barat pass dan Utara memberikan dukungan dengan 2S. Timur menawar lagi dengan 3D!!!, dalam kondisi bahaya begini dan partner pass terus, tentunya minimal 5-5. Selatan memilih pass, demikian juga barat. Namun utara kompetitif dengan 3S, yang sampai pada tangan selatan dengan pegangan ♠ K109xx  Ax  AQ10, ♣ J9x. Setelah lama berpikir, dengan kondisi diamond demikian Selatan pun menilai kekuatannya lebih dan menawar game 4S yang di pass sekeliling.
 
Ya, barat memulai dengan J, inilah kartu dummy dan deklerer.
 
Dummy
♠ AQ65
♥ 10983
♦ 43
♣ Q76
 
Deklerer
♠ K10943
♥ A4
♦ AQ10
♣ J92
 
Wah kelihatannya anda sebagai deklerer menawar ketinggian deh. Tanpa diamond lead yang begini, rasanya kontrak anda sangat tipis harapannya untuk berhasil.
 
Tetapi dengan lead J, dapatkah anda memanfaatkannya?
 
Bagaimana rencana anda?
Pemikiran pertama deklerer adalah: kemungkinan Timur pegang kartu yang ekstreem, 11 kartu di warna merah. Dengan demikian kemungkinan yang panjang spade adalah barat.
Berdasarkan asumsi demikian maka untuk menghindari kalah 3 trik club, anda harus memulai memainkannya dari dummy. Ini karena Timur bisa pegang kedua honor club atau satu honor doubleton.
Setuju nggak analisanya?
 
Mengikuti analisa tersebut, setelah menang dengan Q, deklerer kemudian melanjutkan permainan dengan K. Benar saja, timur diskad heart kecil. Setelah finesse spade, dan pada spade ketiga, dari meja, deklerer kemudian finesse diamond ke 10, sukses.
 
Bagaimana langkah selanjutnya?
Deklerer sangat berterima kasih atas 2 penangkap spade di meja yang bisa digunakan untuk finesse diamond dan memainkan club dari meja. Maka pada trik berikutnya, deklerer main spade ke meja mencabut truf terakhir dari luar dan kini saatnya memainkan club ke arah Jack. 
Selama 4 kali menarik truf, Timur mendiskad 3 kali heart termasuk J (mumpung dummy nggak ada penangkap pikirnya) dan sekali diamond. 
 
Sayang sekali timur ikut club kecil, sehingga anda dihadapkan pada pilihan main ♣9 atau main ♣J.
Kartu apa yang anda mainkan?
Kartu yang tepat adalah ♣J, kenapa? Pertama jika Timur memang 11 kartu warna merah maka kini clubnya tinggal selembar yakni ♣A atau ♣K tergantung dengan honor apa barat memerkam ♣J anda. Kedua secara prosentase, ♣10 ada di barat karena barat panjang club. Ini teori prosentase yang sering kita lupakan bahwa kartu yang dicari lebih berpeluang berada pada tumpukan yang lebih banyak.
 
Barat memenangkan ♣J anda dengan ♣K dan kembali heart. 
Bagaimana langkah selanjutnya?
 
Beginilah posisi 6 kartu terakhir.
 
  Dummy  
  ♠  –  
   10943  
   –  
  ♣ Q7  
     
Barat    Timur
Tidak   ♠  –
penting      KQ
     Kx(x)   
    ♣ A(x)
  Deklerer  
  ♠  4  
   A2  
   A  
  ♣ 9x  
 
Atas Q Timur, deklerer menang dengan A. Setelah berpikir lama dia kemudian memainkan truf terakhirnya. Diskad barat, membuat Selatan dan Timur terkejut, karena dia buang selembar diamond yang selama ini dicari selatan dan timur. Deklerer kemudian senyum dan membuang selembar heart kecil di meja. Timur pun menyerah. Apapun yang dia lakukan deklerer bisa memenuhi kontraknya.  
 
Misalkan dia buang diamondnya, maka deklerer akan cash A dan exit dengan heart, ♣Q menjadi trik ke-10.
Jika Timur buang ♣x, deklerer akan main club kecil di dua tangan. Buang K, kontrak plus 1.
 
Barat melakukan 2 kali kesalahan dalam papan ini, pertama lead J dari kombinasi Jxx, seharusnya lead kecil dan kedua membuang selembar diamond yang dicari deklerer. Jika barat tidak buang diamond, mungkin deklerer berasumsi bahwa Timur pegang distribusi 0562 yang berarti ♣A sekarang tinggal sendirian dan mengarahkan deklerer memainkan club kecil di dua tangan, yang seperti distribusi di atas tentu saja gagal. 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *