Tangan Bahaya Yang Tersamar

Tangan bahaya adalah kondisi dimana jika tangan ini memegang lead maka kontrak anda dalam keadaan bahaya. Hal ini terjadi misalnya tangan ini bisa menguangkan kartu bebasnya atau bisa melakukan serangan yang mematikan kontrak anda.

 

Misalkan anda memegang ♥Kx di Selatan dan ♥xx di meja. Dalam hal ini, Timur adalah tangan bahaya anda karena serangan di warna heart bisa membahayakan kontrak anda.

 

Demikian juga pada papan berikut ini yang terjadi pada saat latihan.
Dengan menggunakan sistem precisi anda mendarat pada kontrak 3NT tanpa gangguan lawan berikut ini.
Selatan buka 1D, Utara 1S, 2D, 2H,2N dan dinaikan ke 3NT oleh Utara.
♠ Q765
♥ 1065
♦ A106
♣ AJ3

 

♠ K8
♥ AQ87
♦ K8752
♣ 10x

 

Barat memulai permainan dengan ♣Q, kemungkinan besar dari kombinasi ♣KQxx(x).
Bagaimana rencana anda?

 

Seperti biasa dalam kontrak no trump anda harus menghitung trik pasti. Awalnya baru 3 trik yakni 2 trik diamond dan satu trik heart. Trik tambahan tentu diharapkan dari diamond.
Dengan asumsi Barat lead dari ♣KQ, anda sudah mengantongi 2 trik club, 4 trik diamond jika terbagi rata 3-2, 2 trik heart dan satu trik spade. Anda terpaksa bersikap optimistis karena point kurang dan menawar terlalu tinggi.

 

Jadi bagaimana selanjutnya?
Adakah bahaya yang anda lihat?

Continue reading “Tangan Bahaya Yang Tersamar”

Down Seribu

Bermain patkawan dan pasangan itu hal yang berbeda. Pada kasus sebuah kontrak yang dipenalti oleh lawan, dalam pertandingan pasangan, kita lebih mengambil langkah menyelamatkan kontrak dengan peluang sangat kecil karena jika kita down seribu pun, pengaruhnya hanya pada pasangan kita dan hanya 1 papan. Pada pertandingan pat kawan, kopel bisa ngomel. Apalagi kalau kondisi kita bahaya, kekalahan belasan imp sangat mungkin terjadi jika kita salah memilih jalan. Kekalahan ini kadang harus ditebus dengan beberapa papan.

Pada turnamen EBC Cup  kemaren, anda dihadapkan pada kontrak 5CX dalam kondisi bahaya lawan tidak dengan penawaran berlangsung sbb:
T          S         B           U
1S       2S*      pass      2NT
4S       pass    pass      4N
pass    5C       X           pass
pass** pass
* = michael; min 5H+5m
**=setelah lama berpikir

 

Barat memulai permainan dengan ♠4, dan inilah kartu dummy dan anda.
                             UTARA
                              ♠ 6532
                              ♥ 6
                              ♦ AKJxx
                              ♣ K83

 

                             SELATAN
                              ♠ void
                              ♥ AK10754
                              ♦ 92
                              ♣ Q10542

 

Melihat kartu dummy, anda tentu kecewa karena kontrak 4S kelihatan mati. Wah, panthom sacrifice dong, sacrifice atas kontrak yang sudah gagal.

 

Terlintas dalam pikiran, kenapa Timur tidak buka 4S tapi memulai dengan 1S? Wah pasti pointnya banyak sehingga gak cocok dengan buka langsung 4S.

 

Informasi lain yang didapat adalah Timur pegang 8 lembar spade. Lead Barat adalah paling kecil, kalo gak masak Timur loncat ke 4S hanya dengan 6 kartu spade doang.

 

Dobel dari Barat mengisyaratkan bahwa club tidak terbagi rata. Bahaya mengancam karena kebanyakan mati regu kita akan kalah belasan imp.
Bagaimana rencana anda dalam mengeksekui kontrak ini?

Continue reading “Down Seribu”

Balancing is losing?

 

Balancing adalah posisi penawaran dimana jika pemain ini pass maka penawaran pun berakhir. Misalkan penawaran berlangsung 1D pass pass dan jika pemain ke-4 pass melakukan tawaran pass juga maka penawaran pun berakhir. Banyak teori yang dilakukan untuk posisi ini, misalnya balancing bid, balancing double dan menawar NT, semuanya dengan kekuatan yang umumnya lebih lemah daripada posisi tawaran langsung.

 

Terus apakah balancing hal yang bagus atau jelek?
Perhatikan beberapa papan dalam event PON XIX lalu di Bandung.
Pada posisi kita bahaya lawan aman, anda membuka penawaran dengan 1D dengan pegangan ♠ K83 ♥85 ♦ AKQ1086 ♣53, lawan sebelah kiri overcall dengan 2C yang di pass sekeliling dan tinggal giliran anda, apakah anda akan balancing atau tidak?

 

Erwin yang duduk di posisi opener berkesimpulan ada sesuatu yang tidak beres. Dan mumpung perhitungan top-bottom, tawaran minor tidaklah menghasilkan skor yang bagus apalagi cuma partscore, dia pun menawar pass. Kontrak 2C selalu masuk 5 atau game tidak bisa mati dan lebih dahsyatnya lagi kontrak slam 6H tidak bisa mati. Jika saja Erwin melakukan balancing dengan 2D seperti yang banyak dilakukan pemain lain, maka Taufik akan menawar 2H sehingga fit langsung didapat dengan partner.

 

Papan ini memberikan nilai top muthlak untuk pasangan Erwin-Very yang meraih medali perunggu pasangan putra. Kartu lengkap lawan adalah ♠6 ♥ AKJ7 ♦4 ♣ AKJ10972 dan ketemu dengan ♠ A1092 ♥ 1096432 ♦ J3 ♣8.

 

Papan berikut ini terjadi pada permainan Beregu.
Pada kondisi semua bahaya, lawan sebelah kiri membuka dengan 1D, tawaran ini di pass sekeliling, tinggal anda dengan pegangan berikut ini: ♠ J42 ♥ 10642 ♦ Q ♣A10975.

 

Distribusi yang cocok untuk melakukan take out double kendatipun dengan point yang kurang. Tetapi harus diingat juga kenapa partner tidak melakukan overcall dengan pegangan yang lebih dari opening hand (ingat lawan sebelah kiri anda tidak mampu merespon). Kemungkinan besarnya adalah partner pegang suit diamond, yang bila anda take out partner akan dengan senang hati pass. Tetapi siapkah anda mendefense kontrak lain dilevel satu?

 

Jika saja anda pass, anda akan mendapatkan skor sedikitnya +300 sebuah skor yang sangat bagus. Jika anda double, lawan lari ke 1H yang tidak bisa mati.  Kartu lengkap partner adalah ♠Q9xx ♥KQ ♦AK107xx ♣x. Dalam hal ini balancing adalah salah.

 

Papan ketiga terjadi pada babak final segment ke-3. Penawaran berlangsung normal. Lawan sebelah kiri anda buka dengan 1D precision, partner pass lawan sebelah kanan 1S yang dinaikan ke 2S dan di pass sekeliling. Apakah yang anda lakukan dengan pegangan ♠xx ♥QJ1092 ♦xx ♣KQ75? Baik Robert Tobing dari DKI maupun Youbert Sumaraw dari Jatim melakukan balancing bid 3H yang dinaikkan partner ke 4H. Dan kontrak berhasil dipenuhi. Dalam hal ini balancing bid adalah tindakan yang tepat.

 

Demikianlah beberapa contoh balancing bid yang gagal dan sukses. Jadi balancing tidak selalu sukses atau selalu gagal, namun harus dilakukan pada saat yang tepat. Keputusan yang tepatlah yang membawa anda kepada kemenangan.

 

Susahnya Defense

 

Bridge mempunyai tiga aspek utama yakni penawaran (bidding), permainan (the play of the card, declare), dan pertahanan (defense). Dari ketiga aspek tadi, pertahanan lah yang kelihatannya paling susah.

Pada babak kualfikasi beregu PON XIX Jawa Barat kemaren, pada sesi terakhir yang menentukan bagi kedua tim, anda dihadapkan pada persoalan defense berikut ini.

Sebelumnya, beginilah jalannya penawaran.

Kondisi semua bahaya, Delarer Utara.

U T S B
1H p 2C 1) p
2D p 2N p
3D p 3S p
3N p p p

1) tawaran 2C selatan bersifat forcing to game dan tidak berhubungan dengan club.

Setelah menganalisa penawaran, Barat memulai permainan dengan ♠5 dan berikut adalah kartu dummy dan anda.

Utara
♠7
♥AK1052
♦K10742
♣98
Anda
♠J8654
♥J8
♦Q65
♣K43

 

Atas lead spade anda, partner memainkan ♠Q, yang dimenangkan oleh ♠A oleh deklerer. Deklerer kemudian melanjutkan dengan ke King dan main lagi dan partner diskad ♣6. Belum didapat info apakah ini berminat atau tidak. Setelah lama berpikir, akhirnya deklerer memainkan ♦J dari tangannya.

Bagaimana selanjutnya?

Mari kita analisa dulu. Dimanakah ♠K? Dengan fit 9 lembat di warna diamond, kemungkinan besar lawan memegang double stopper di warna spade. Lagi pula jika hanya pegang ♠A saja, kebanyakan deklerer akan melakukan tundaan di warna spade. Jadi, deklerer pegang ♠AK dan ♦AJ. Dengan demikian deklerer sudah mempunyai 2 trik spades dan 4 trik diamond, serta 2 trik heart yang terpampang di meja. Sudah 8 trik.

Jadi bagaimana selanjutnya? Continue reading “Susahnya Defense”