Apakah Anda Pemain Top Bottom?

 

Bermain top bottom dalam pertandingan pasangan mempunyai strategi yang berbeda dengan permainan team yang berdasarkan penilaian IMP. Jika pertandingan dengan perhitungan IMP anda sudah cukup puas mendapatkan plus skor dan kurang memperhatikan kontrak game apa yang anda mainkan karena penilaian yang berbeda tipis hanya 1 atau 2 IMP saja. Tidak demikian halnya dengan pertandingan pasangan dengan perhitungan top bottom. Anda bahkan sangat memperhatikan kontrak yang dimainkan. Kontrak game 3NT dan 4H mempunyai penilaian yang berbeda sehingga menghasilkan skor yang berbeda juga yang kadang perbedaan match point-nya cukup signifikan.

 

Demikian juga dalam cara bermain. Anda harus memperhitungkan kontrak apakah yang akan dimainkan dimeja lain dan bagaimana hasilnya. Jika skor anda biasa-biasa saja, anda tentu bermain melebihi apa yang dihasilkan oleh pasangan lain agar bisa menanjak naik.

 

Mari kita perhatikan sebuah partai dalam pertandingan pasangan Piala Ketua Kerukunan Keluarga Kawanua pada hari Sabtu 20 Mei kemaren. Papan ini terjadi pada sesi kedua.

 

Pada kondisi semua aman, partner buka dengan 1D, dan anda memegang kartu berikut: ♠ J7 ♥ A5432 ♦J7 ♣ A65. Anda respon dengan 1H, partner rebid 1S, apa yang anda bid?
Tawaran yang paling logis adalah 1NT, yang di pass sekeliling.
Barat memulai permainan dengan ♦6, inilah kartu dummy dan anda.

 

♠ AQ54
♥ Q76
♦ Q542
♣ K10

 

♠ J7
♥ A5432 
♦ J7   
♣ A65

 

Ketika anda main kecil, Timur menang dengan ♦A dan kembali ♦9.
Atas ♦J anda, Barat menang dengan ♦K dan kembali ♦8. Timur buang spade.

 

Bagaimana rencana main anda?
Sudah ada 5 trik pasti, 1 spade, 1 heart, 1 diamond dan 2 trik club.
Trik ke 6 dengan gampang bisa didapat dari spade.
Bagaimana dengan trik ke 7 atau ke 8?

 

Satu-satunya suit yang menjanjikan trik adalah heart. Sangat logis anda memainkan  ke arah A  semua ikut dan lanjut heart lagi.  Namun sayang Barat tidak ada. Timur setelah berpikir sejenak memainkan semua heart menangnya. Barat sekali buang spade dan sekali buang diamond.
Akhirnya Timur kembali club kecil.
Bagaimana rencana anda?

Continue reading “Apakah Anda Pemain Top Bottom?”

Benito Garozzo, Sang Maestro

Mungkin nama ini tidak asing lagi bagi semua pecinta bridge dunia. Dia adalah pemain bridge Italia yang telah memenangkan 13 tropi kejuaraan dunia dengan timnya, Blue Team, dimulai sejak tahun 1951. Partner tetapnya adalah Pietro Forquet sampai tahun 192 dan kemudian berganti dengan Giorgio Belladona. Garozzo di masa jayanya dianggap sebagai pemain bridge terbaik sedunia.

 

Lahir di Naples Itali pada  September 1937, namun keluarganya tinggal di Kairo.  Dia bolak balik antara Kairo dan Naples, kadang di Kairo dan lain kali di Naples. Dia punya sepasang anak laki dan perempuan, namun sekarang dia sudah bercerai dengan isterinya. Sejak 1987 pindah ke Amerika dan menjadi warga negara Amerika.
Dengan partner Pietro Forquet, Garozzo menggunakan Blue Club bidding system yang dikembangkan dari system Neopolian club. Sementara dengan Belladona dia menggunakan sistem super precision.

 

Blue team adalah sebuah regu bridge ang sangat terkenal pada era 60 hingga 70-an. Blue team sebagai “Italia” memenangkan sembilan tropi kejuaraan tim dunia  berturut-turut saat itu, yang terdiri atas tujuh Bowl Bermuda dan dua Olympiade bridge Dunia setiap empat tahunan  dari tahun 1961 sampai 1969, kemudian jeda 2 tahun, dan kembali untuk memenangkan Olimpiade 1972. Secara total Garozzo memenangkan 10x Bermuda Bowl dan 3 kali World Open Team Olympiad, disamping sejumlah piala kejuaraan Eropa dan Amerika Utaraserta tentunya didalam negerinya Italia.

 

Garozzo telah memenangkan 3 award dari IBPA untuk ketiga kategori permainan yakni Best Declarer play tahun 1975, Best defense 1980 dan best bid hand pada tahun 1984 dengan Belladona.

 

Kami akan tampilkan disini bagaimana Garozzo mengeksekusi sebuah kontrak slam dengan total HCP hanya 19. Papan ini mendapat hadiah best declarer play 1975.

 

                         ♠ K J 10 8
                         ♥ J
                         ♦ Q 10 9 6 5 4 3 2
                         ♣ –
♠ 4                                           ♠ Q 7 5
♥ Q 10 9 7 6 5                         ♥ K 4
♦ K 8                                       ♦ J
♣ A K Q 6                               ♣ J 8 7 5 4 3 2
                        ♠ A 9 6 3 2
                        ♥ A 8 3 2
                        ♦ A 7
                        ♣ 10 9

 

South West North East
Garozzo De Falco Belladonna Vivaldi
1♠          Dbl         4♣1)            5♣ 2)
Dbl 3)     Pass        5♥ 4)         Dbl
Rdbl 5)   Pass        6♠ 6)
1) Dukungan yang bagus untuk spade, singleton atau void club.
2) Natural.
3) Saya tidak mau main 5♠; Saay pegang minimum; saya maunya matiin 5♣ aja.
4) Kontrol di hearts tapi tidak ada kontrol diamonds.
5) First-round kontrol di hearts dan diamonds.
6) Kalau kamu gak mau main 5♠+1, ya udah main 6 saja!
De Falco di barat memulai dengan ♣A yang diruff di meja.
Bagaimana anda mengeksekusi kontrak ini?

Continue reading “Benito Garozzo, Sang Maestro”

Kartu Yang Mengelabui

 

Dalam pertandingan pasangan dengan perhitungan Top-Bottom, seringkali kita harus melakukan double yang spekulatif untuk menaikkan nilai match point kita. Namun ini tentu harus dilakukan secara hati-hati.
Pada pertandingan ACR-EIBC open pair kemaren dulu, pada babak penyisihan satu, anda dihadapkan pada penawaran sebagai berikut:
Semua kondisi bahaya,
S      B       U      T
1S    pass  2S    3D
3S    DBL semua pass

 

Barat lead ♦7 dan inilah kartu deklerer dan dummy.
♠ 1098x
♥ AQ765
♦ 10x
♣ 54

 

♠ A7632
♥ 3
♦ 9xx
♣ AKQx

 

Timur memenangkan trik pertama dengan ♦Q, kemudian cash ♦A.
Setelah lama berpikir, akhirnya Timur melanjutkan dengan ♦K, dan ketika anda mau ruff di meja, Barat duluan ruff dengan ♠K.
Barat kemudian kembali ♣6, bagaimana rencana main anda?

Continue reading “Kartu Yang Mengelabui”