Asumsi Dalam Menyelamatkan CHALLENGE

Dalam memainkan suatu kontrak, kadang kita melakukan penawaran terlalu tinggi sehingga hanya kondisi tertentulah yang memungkinkan anda menyelamatkannya.

 

Pada sebuah partai dalam bridge challenge, sistem pertandingan bridge antar 2 pemain yang saat ini lagi populer di internet, anda dihadapkan pada kontrak yang sangat optimistik berikut ini:

 

Jalannya penawaran.

BARAT      UTARA      TIMUR   SELATAN

1C              2C*            2H**     4H

 

Selain selatan, adalah robot, yang menggunakan sistem penawaran standard.

2C adalah major, sementara 2H adalah limit or better di club.

 

Barat memulai permainan dengan ♣A dan inilah kartu dummy dan anda.

 

UTARA

♠ K9842

♥ KJ82

♦ K75

♣  9

 

Selatan

♠ 6

♥ A763

♦ Q104

♣  QJ875

Setelah menang dengan ♣A, Timur ikut dengan ♣2 (nggak tahu jumlah atau attitude), GIBW kemudian beralih ke diamond ♦2. Kecil dari meja Timur main ♦J.

Bagaimana rencana anda selanjutnya?

Menang  dengan ♦Q, deklerer kemudian mencoba mencuri trik dengan memainkan spade, Barat main ♠10 dan atas King meja, Timur menang dengan ♠A. Lanjutan spade di ruff Selatan.

Bagaimana rencana anda selanjutnya?

Belum jelas memang dari mana didapatkan 10 trik. Namum sebelumnya mari berhitung.

Point anda berdua cuman 19, lawan lebih banyak. Dengan melakukan invite di warna club, kemungkinan point Timur adalah 9-10. Untuk meyakinkannya, deklerer pun memainkan diamond ke arah King dan benar saja Timur menang dengan ♦A. Dengan demikian semua point tersisa di luar kini dipegang oleh Barat.

Dapatkah anda menyelesaikan kontrak ini ketika Timur kembali diamond dan Barat ikut? Continue reading “Asumsi Dalam Menyelamatkan CHALLENGE”