Tergelincir di Tikungan Akhir

Permainan bridge seperti juga permainan berpikir lainnya membutuhkan konsentrasi yang tinggi. Jika saja kita lengah sebentar saja, kita akan kalah. Papan berikut ini menggambarkan kondisi itu:

Pada kondisi tidak bahaya anda membuka penawaran dengan 1S yang dinaikkan partner ke 2S. Lawan sebelah kanan melakukan take out double. Mumpung tidak bahaya anda block dengan menawar 3S, yang sampai di sebelah kanan anda kembali melakukan dobel dan di pass sekeliling.

Dealer S, EW bahaya
 

S   B     U     T

1S pass 2S   X

3S pass pass X

semua pass

Barat membuka permainan dengan ♥6.

Inilah kartu dummy dan anda.

UTARA

♠ J43

♥ 9

♦ 964

♣ KQJ653

SELATAN

♠ Q10875

♥ QJ873

♦ KQ8

♣ –

Menang dengan ♥K, Timur kembali ♦3.

Deklerer main ♦K yang menang, Barat memperlihatkan ganjil.

Sangat logis deklerer kemudian memainkan heart kecil, barat iku dengan ♥2 yang anda ruff di meja. Dilanjutkan dengan ♣K, Timur tindih dengan ♣A yang anda ruff.

Pada trik ke-5 anda main heart. Barat ruff dengan ♠K!!! dan anda diskad selembar diamond di meja. Barat kemudian melanjutkan dengan ♦J yang dimenangkan dengan ♦A Timur.

Timur kemudian exit diamond untuk kemenangan anda di tangan dengan ♦Q, dummy discard club, barat ikut dengan ♦10.

Dilanjutkan dengan ♥J untuk di ruff, barat discard club. ♣Q discard heart terakhir anda.

Bagaimana anda melanjutkan?

Continue reading “Tergelincir di Tikungan Akhir”

Rencana Cadangan

Dalam sebuah latihan anda mendarat pada kontrak game yang normal melalui penawaran sbb:

 

U       S

1D    1H

1NT  2C

2H    4H

 

Barat memulai permainan dengan lead pasif spade kecil. Inilah kartu dummy dan anda.

 

Dummy

♠ AJ9

♥ K87

♦ 109765

♣ A9

 

Deklerer

♠ KQ43

♥ A6543

♦ A3

♣ 105

 

Bagaimana anda merencankan permainan untuk kontrak yang terlihat gampang ini?

Seperti terlihat loser yang terlihat masing-masing 1 di warna minor, dan 1 atau 2 di warna trump (heart).

Beberapa pemain bermain cepat dalam kondisi ini, yakni menang spade di meja dan langsung memainkan dua top honor heart. Heart pertama Timur ikut dengan Queen dan dia diskad club pada heart berikutnya.

Mengetahui bahwa heart terbagi 4-1, adakah anda sebagai deklerer punya rencana cadangan?

Continue reading “Rencana Cadangan”

Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan

Selamat Tahun Baru 2019M, semoga tahun ini adalah tahun prestasi bridge Indonesia.

 

Menyambung postingan terakhir tentang IBPA Award, sekarang kita menampilkan best defence of the year 2018.

 

Artikel ini ditulis oleh Liam Milne (Australia) dan judulnya adalah “Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan“.  Tulisan ini menggambarkan bagaimana logika defense yang baik. Cobalah anda menutup kartu Timur (deklerer) dan Selatan (partner). (red).

 

Ketika seseorang pada akhirnya harus memberi sesuatu pada deklarer, sering kali tepat memberikannya sesegera mungkin. Terkadang konsesi awal akan datang pada saat yang tidak nyaman untuk lawan Anda.

 

Board 27. Dealer South. Neither Vul.
                 ♠ K 10 9 7 6 5 2
                 ♥ J
                 ♦ J 6 4
                 ♣ K J
 ♠ Q                                ♠ J 8 3
 ♥ 5 4                              ♥ A K Q 10 7 3 2
 ♦ K Q 10 9 3                 ♦ A
 ♣ Q 10 4 3 2                 ♣ 9 8
                 ♠ A 4
                 ♥ 9 8 6
                 ♦ 8 7 5 2
                 ♣ A 7 6 5

 

West North East South
–        –        –      Pass
Pass  3♠      4♥    Pass
Pass  Pass

 

Papan ini dari the 2018 North Island Teams di New Zealand.
Selatan (Michael Ware) membuka permainan dengan ♠A. Dengan singleton di meja, Utara / Selatan bermain suit preferensi pada trik satu, jadi Utara (GeO Tislevoll) memainkan dua spade untuk memberi sinyal club. Ware selanjutnya memainkan ♣ A dan ♣ 5 untuk King Utara. Dengan tiga trik
di tangan, Tislevoll berhenti untuk mempertimbangkan situasi. Mari kita berpikir bagaimana menggagalkan kontrak dari semua informasi yang sudah kita ketahui.

 

Partner sudah pernah pass dan sudah memperlihatkan 2 As. Tidak mungkin dia pegang ♦A juga.  Jika partner pegang trik di suit truf, kontrak akan mati dengan sendirinya apapun jalan main deklerer.

 

Berapa banyak club yang dimiliki partner dan deklerer? Sepertinya partner memiliki empat klub dan deklerer punya dua, tetapi mungkin saja partner pegang doubleton. Jika demikian, kita harus berharap partner punya trik truf. Jika tidak ada trik truf, asumsikan partner pegang 4 lembar club.

 

Bagaimana dengan spade? Dengan empat lembar spade, partner pasti akan menawar empat spade, dan dengan tiga kartu ia sering akan mendorong ke empat spade, karena mengetahui bahwa ada fit sepuluh kartu truf. Selain itu, jika deklerer hanya memiliki satu spade yang tersisa, sulit untuk mendapatkan trik ke-empat.

 

Mengingat kurangnya prospek di suit minor, apakah ada peluang untuk mempromosikan trik di warna truf? Ya: jika partner tidak memiliki spade yang tersisa, kita cukup memainkan spade, dan partner akan dapat meneruf di depan dummy dengan heart lebih tinggi dari lima. Tetapi tak perlu kan terburu-buru untuk melakukan ini? Tidak juga. Jika deklerer memiliki distribusi 4 = 6 = 1 = 2, kita dapat memainkan apa saja. Deklerer tidak dapat menjalankan diamond, karena terblokir, dan dia harus bermain spade sendiri. partner bisa meneruf sebelum dummy dan mengembalikan truf, dan kita akan membuat dua spade lagi nanti.

Continue reading “Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan”