220

Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan

Selamat Tahun Baru 2019M, semoga tahun ini adalah tahun prestasi bridge Indonesia.

 

Menyambung postingan terakhir tentang IBPA Award, sekarang kita menampilkan best defence of the year 2018.

 

Artikel ini ditulis oleh Liam Milne (Australia) dan judulnya adalah “Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan“.  Tulisan ini menggambarkan bagaimana logika defense yang baik. Cobalah anda menutup kartu Timur (deklerer) dan Selatan (partner). (red).

 

Ketika seseorang pada akhirnya harus memberi sesuatu pada deklarer, sering kali tepat memberikannya sesegera mungkin. Terkadang konsesi awal akan datang pada saat yang tidak nyaman untuk lawan Anda.

 

Board 27. Dealer South. Neither Vul.
                 ♠ K 10 9 7 6 5 2
                 ♥ J
                 ♦ J 6 4
                 ♣ K J
 ♠ Q                                ♠ J 8 3
 ♥ 5 4                              ♥ A K Q 10 7 3 2
 ♦ K Q 10 9 3                 ♦ A
 ♣ Q 10 4 3 2                 ♣ 9 8
                 ♠ A 4
                 ♥ 9 8 6
                 ♦ 8 7 5 2
                 ♣ A 7 6 5

 

West North East South
–        –        –      Pass
Pass  3♠      4♥    Pass
Pass  Pass

 

Papan ini dari the 2018 North Island Teams di New Zealand.
Selatan (Michael Ware) membuka permainan dengan ♠A. Dengan singleton di meja, Utara / Selatan bermain suit preferensi pada trik satu, jadi Utara (GeO Tislevoll) memainkan dua spade untuk memberi sinyal club. Ware selanjutnya memainkan ♣ A dan ♣ 5 untuk King Utara. Dengan tiga trik
di tangan, Tislevoll berhenti untuk mempertimbangkan situasi. Mari kita berpikir bagaimana menggagalkan kontrak dari semua informasi yang sudah kita ketahui.

 

Partner sudah pernah pass dan sudah memperlihatkan 2 As. Tidak mungkin dia pegang ♦A juga.  Jika partner pegang trik di suit truf, kontrak akan mati dengan sendirinya apapun jalan main deklerer.

 

Berapa banyak club yang dimiliki partner dan deklerer? Sepertinya partner memiliki empat klub dan deklerer punya dua, tetapi mungkin saja partner pegang doubleton. Jika demikian, kita harus berharap partner punya trik truf. Jika tidak ada trik truf, asumsikan partner pegang 4 lembar club.

 

Bagaimana dengan spade? Dengan empat lembar spade, partner pasti akan menawar empat spade, dan dengan tiga kartu ia sering akan mendorong ke empat spade, karena mengetahui bahwa ada fit sepuluh kartu truf. Selain itu, jika deklerer hanya memiliki satu spade yang tersisa, sulit untuk mendapatkan trik ke-empat.

 

Mengingat kurangnya prospek di suit minor, apakah ada peluang untuk mempromosikan trik di warna truf? Ya: jika partner tidak memiliki spade yang tersisa, kita cukup memainkan spade, dan partner akan dapat meneruf di depan dummy dengan heart lebih tinggi dari lima. Tetapi tak perlu kan terburu-buru untuk melakukan ini? Tidak juga. Jika deklerer memiliki distribusi 4 = 6 = 1 = 2, kita dapat memainkan apa saja. Deklerer tidak dapat menjalankan diamond, karena terblokir, dan dia harus bermain spade sendiri. partner bisa meneruf sebelum dummy dan mengembalikan truf, dan kita akan membuat dua spade lagi nanti.
Bagaimana kita bisa menggagalkan kontrak jika deklarer memiliki tiga sekop? Menyerang truf akan menarik bagi banyak orang, mengingat spade meja yang pendek dan hanya 3 kartu truf kecil. Dengan memproyeksikan permainan ini, menyerang truf tidak akan berhasil. Deklerer akan memenangkan truf dan menarik truf sekali lagi dan memainkan diamond, ruff spade di dummy dan memainkan banyak sekali kartu menang di dummy. Menghalangi deklerer mendapatkan dua ruffs tidak menghasilkan apa-apa karena deklerer tidak akan pernah melakukan dua kali ruffs.
Jika deklerer bisa memainkan suit minor, kemungkinan kita tidak bisa menggagalkan kontrak ini. Fokus harus tertuju pada pegangan deklerer yang bagus di suit truf (heart). selembar ♦A, tidak ada lagi club, dan 3 kartu spade.

 

Pada layout seperti ini, deklerer kemungkinan besar punya pegangan 3=7=1=2. Kunci masalah deklarer adalah bagaimana membuang kedua loser spadenya. Distribusi 3=7=1=2 adalah salah satu dari banyak layouts dimana serangan ke suit truf tidak bagus untuk defense, seperti juga serangan ke suit diamond. Deklerer akan memenangkan diamond, tarik satu putaran truf dan kemudian bermain sama seperti kita serang truf.

 

Dengan asumsi ini, serangan ke truf (heart) dan diamond akan gagal, tinggal tersisa serangan ke warna spade. Dan itu harus sekarang.  Memberikan kesempatan secara intuitif kepada deklerer untuk meneruf di dummy segera. Tapi Spade yang mana, King atau kecil?

 

Jika partner mempunyai spade jack, apapun yang anda mainkan sama, jadi asumsikan deklerer yang pegang ♠Jxx. Memainkan ♠K, ruff di dummy, membuat ♠J deklerer tua. Deklerer akan menarik truf dan klaim, dengan asumsi trufnya solid.
Dengan pikiran demikian, Tislevoll mengembalikan spade kecil pada trik ke-4.

 

Distribusi lengkap adalah seperti yang dia (Tislevoll) bayangkan dan kali ini defense-nya berpengaruh banyak. Deklerer menang dengan ♠J, tetapi pemberian ini tidak diinginkan karena datang terlalu cepat. Jika deklerer tarik truf, dia masih punya 1 loser spade. Jika deklerer mencoba meneruf spade terakhirnya, Selatan akan ruff besar untuk menggagalkan kontrak.

 

Partai ini secara estetika menarik, tidak hanya karena permainan yang bagus dan tema yang tidak biasa, tetapi juga karena situasi yang didapatkan deklerer pada saat akhir: dia telah diberi trik murah oleh lawan dan ada sekitar lima belas trik antara tangan deklarer dan dummy, namun tidak ada cara untuk menggapai sepuluh trik!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *