Lucunya Permainan Bridge

Dalam babak final AgBC Cup yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Andalas Padang akhir September 2019, anda dihadapkan pada kontrak partscore 4D dengan jalannya penawaran sebagai berikut:

 

S      B      U      T
1D   1S    2H    pass
3C   pass  3S    pass
4D   semua pass

 

Mengetahui US tidak mempunyai stopper di suit spade, Barat memulai permainan dengan ♠A.

 

Inilah kartu dummy dan deklerer.

 

♠ 10xx
♥ AK765
♦ 104
♣ K76

 

♠ 87
♥ –
♦ AQJ965
♣ AJ1043

 

Barat melanjutkan spade setelah menerima sinyal berminat dari Timur. Menang dengan ♠Q, Timur kemudian main ♠K yang anda ruff.

 

Bagaimana rencana anda sebagai deklerer?
Bagaimana anda mengasumsikan posisi kartu sehingga kontrak anda terjamin?
Anda harus menemukan salah satu kartu kunci sehingga kontrak aman, apakah itu ♦K atau ♣Q.

 

Inilah lucunya permainan bridge.
Kontrak 5D sangat gampang dieksekusi sementara kontrak lebih rendah susahnya minta ampun.
Untuk kontrak 5D, anda harus menempatkan ♦K di kanan dan mengingat overcall barat, tentu menempatkan ♣Q disana.

 

Namun pada kontrak 4D, betul-betul susah.
Deklerer akhirnya memainkan ♣J setelah meneruf spade ketiga.
Barat kecil dan setelah berpikir cukup lama deklerer mengambil kesimpulan, ♦K tidak kena finesse sehingga menempatkan ♣Q di Timur.
Hanya satu penangkap di meja, ♣K.

 

Inilah saat keputusan harus diambil.
Deklerer kemudian finesse club ke Timur dan barat menang dan masih kalah 1 trik diamond lagi (dan ternyata di Timur) sehingga kontrak mati.
Padahal kalo kontrak 5D, kontrak terpaksa bikin.

 

Inilah lucunya bridge, kontrak lebih tinggi lebih gampang dieksekusi dari pada kontrak satu level dibawahnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *