Best Bid in Lyon 2017

 

Pertarungan di meja bridge bukan hanya dari teknik play dan defense, tetapi juga dalam teknik penawaran. Beberapa sistem penawaran modern telah lahir yang lebih agresif dibandingkan sistem penawaran terdahulu. Beberapa metoda diciptakan di antaranya menjadikan tangan yang tepat  sebagai deklerer. Namun di atas itu semua ketepatan penawaran adalah yang paling penting.

 

Penawaran berikut ini mungkin adalah penawaran terbaik  (menurut penulis) yang terjadi di kejuaraan dunia 2017 lalu di Lyon France. Pelakunya adalah pasangan kawakan dari England Andrew Robson dan Gold. Papan ini dimainkan pada segement ke-2 babak play off perebutan tempat ke-3 Transnational Kejuaraan dunia lalu.

 

Pada kondisi bahaya lawan aman, partner membuka penawaran dengan 1NT (15-17), apakah yang anda lakukan dengan pegangan berikut ini:
♠ KQ1082 ♥ A ♦ A76 ♣ AK87
Terlihat bahwa kontrak di zona slam jika fit ditemukan, atau jika maksimum sudah mencukupi point untuk small slam.

 

Anda kemudian melakukan transfer dengan menawar 2H.
Pak super accept dengan melakukan tawaran loncat 3S, maksimum dan 4 kartu support.
Anda kemudian cue-bid dengan 4C, yang dibales partner dengan 4D (cue bid anda bisa dari 2nd round control).
Bagaimana selanjutnya?

 

Gold sebagi responder kemudian melakukan RKCB dengan 4NT, yang dijawab oleh Robson dengan 5H ( 2 Key card).
Bagaimana janjian anda untuk mencari grandslam?
Apa yang anda butuhkan disini?
Point opener sudah terdindikasi: ♠A, ♥A dan ♦K.

 

Apa yang anda butuhkan untuk menawar grandslam?
Enak sekali kalo ada ♦Q dan ♣Q. Ya 15 point saja sudah memadai. Atau ♥K dan ♣Q.
Kelihatannya ♣Q diperlukan atau 2 lembar club.

 

Beberapa pasangan ada yang mencari grandslam dengan menawar 6C, dengan maksud anda bisa bid grandslam partner jika pegang 3rd round control di suit club. Ketika opener tidak punya 3rd round control di warna club, mereka pun berhenti di small slam 6S. USA2 yang menjadi juara Bermuda Bowl tahun ini menawar 7S dan mati.

 

Penawaran selengkapnya adalah sbb:
Robson    LHO    Gold    RHO
1NT          pass    2H       pass
3S*           pass    4C**    pass
4D**         pass    4NT     pass
5H            pass    6C***  pass

 

*: maksimum 4 kartu truf
**: Cue bid
***:tanya 3rd round control club

 

Inilah kartu opener.
♠ AJxx Ax  ♦ KQJ9 ♣ Jxx

 

Andrew Robson sebagai opener bukannya menutup kontrak 6S, tetapi menawar grandslam, tetapi bukan di 7S tapi 7D yang berarti solid 4 kartu diamond. Gold sang partner kemudian menghitung trik. 5 trik spade, 2 trik club, 4 trik diamond, 1 trik heart dan sekali heart ruf maka sudah 13 trik dan dia pun dengan senang hati pass. 7D is the only makeable grandslam and they bid it.

 

Inilah penawaran terbaik (menurut penulis) dalam kejuaraan dunia kali ini. Selamat untuk Robson dan Gold.
Tidak ada lagi pasangan lain yang menawar kontrak grandslam dan berhasil.

.

 

Balancing is losing?

 

Balancing adalah posisi penawaran dimana jika pemain ini pass maka penawaran pun berakhir. Misalkan penawaran berlangsung 1D pass pass dan jika pemain ke-4 pass melakukan tawaran pass juga maka penawaran pun berakhir. Banyak teori yang dilakukan untuk posisi ini, misalnya balancing bid, balancing double dan menawar NT, semuanya dengan kekuatan yang umumnya lebih lemah daripada posisi tawaran langsung.

 

Terus apakah balancing hal yang bagus atau jelek?
Perhatikan beberapa papan dalam event PON XIX lalu di Bandung.
Pada posisi kita bahaya lawan aman, anda membuka penawaran dengan 1D dengan pegangan ♠ K83 ♥85 ♦ AKQ1086 ♣53, lawan sebelah kiri overcall dengan 2C yang di pass sekeliling dan tinggal giliran anda, apakah anda akan balancing atau tidak?

 

Erwin yang duduk di posisi opener berkesimpulan ada sesuatu yang tidak beres. Dan mumpung perhitungan top-bottom, tawaran minor tidaklah menghasilkan skor yang bagus apalagi cuma partscore, dia pun menawar pass. Kontrak 2C selalu masuk 5 atau game tidak bisa mati dan lebih dahsyatnya lagi kontrak slam 6H tidak bisa mati. Jika saja Erwin melakukan balancing dengan 2D seperti yang banyak dilakukan pemain lain, maka Taufik akan menawar 2H sehingga fit langsung didapat dengan partner.

 

Papan ini memberikan nilai top muthlak untuk pasangan Erwin-Very yang meraih medali perunggu pasangan putra. Kartu lengkap lawan adalah ♠6 ♥ AKJ7 ♦4 ♣ AKJ10972 dan ketemu dengan ♠ A1092 ♥ 1096432 ♦ J3 ♣8.

 

Papan berikut ini terjadi pada permainan Beregu.
Pada kondisi semua bahaya, lawan sebelah kiri membuka dengan 1D, tawaran ini di pass sekeliling, tinggal anda dengan pegangan berikut ini: ♠ J42 ♥ 10642 ♦ Q ♣A10975.

 

Distribusi yang cocok untuk melakukan take out double kendatipun dengan point yang kurang. Tetapi harus diingat juga kenapa partner tidak melakukan overcall dengan pegangan yang lebih dari opening hand (ingat lawan sebelah kiri anda tidak mampu merespon). Kemungkinan besarnya adalah partner pegang suit diamond, yang bila anda take out partner akan dengan senang hati pass. Tetapi siapkah anda mendefense kontrak lain dilevel satu?

 

Jika saja anda pass, anda akan mendapatkan skor sedikitnya +300 sebuah skor yang sangat bagus. Jika anda double, lawan lari ke 1H yang tidak bisa mati.  Kartu lengkap partner adalah ♠Q9xx ♥KQ ♦AK107xx ♣x. Dalam hal ini balancing adalah salah.

 

Papan ketiga terjadi pada babak final segment ke-3. Penawaran berlangsung normal. Lawan sebelah kiri anda buka dengan 1D precision, partner pass lawan sebelah kanan 1S yang dinaikan ke 2S dan di pass sekeliling. Apakah yang anda lakukan dengan pegangan ♠xx ♥QJ1092 ♦xx ♣KQ75? Baik Robert Tobing dari DKI maupun Youbert Sumaraw dari Jatim melakukan balancing bid 3H yang dinaikkan partner ke 4H. Dan kontrak berhasil dipenuhi. Dalam hal ini balancing bid adalah tindakan yang tepat.

 

Demikianlah beberapa contoh balancing bid yang gagal dan sukses. Jadi balancing tidak selalu sukses atau selalu gagal, namun harus dilakukan pada saat yang tepat. Keputusan yang tepatlah yang membawa anda kepada kemenangan.

 

Problem Bidding

 
Pada sebuah latihan, kami mendapatkan pegangan sbb: ♠ AKQJ1043 ♥ void ♦ A654 ♣J3 dan mendengar partner membuka penawaran dengan 1H. Apa yang ada dalam pikiran anda?
 
Sesuai dengan teori bidding, ketika partner membuka penawaran kita harus bisa memperkirakan pada zona apa kontrak minimal akan berakhir, part score kah, game, slam atau malah grand slam.
 
Hampir semua kita mengetahui bahwa ada beberapa magic number dalam bridge yakni 25, 29, 33 dan 37. Bilangan tersebut adalah patokan baku jumlah HCP untuk suatu kontrak. 25 adalah kontrak game di NT atau major, 29 game di minor, 33 slam dan 37 grandslam. Pengalaman mengatakan bahwa magic number hanya berlaku pada pegangan balans dan tidak berlaku jika pegangan anda tidak seimbang. Dengan HCP yang lebih sedikit kontrak lebih tinggi kadang bisa dicapai.
 
Dengan janjian sistem precision 1H (11-17), anda dan pasangan berada pada zona game, bahkan mungkin slam karena kartu anda yang tidak seimbang. 
 
Misalkan penawaran berlangsung sbb:
Anda      Partner
              1H
1S          2D
3C 1)     3D
 
Tawaran 3C adalah game forcing yang memaksa partner agar penawaran tidak boleh berhenti sebelum game dicapai.  
 
Tawaran 3D partner menyatakan pegang 5-5 di warna merah, dan pastinya minimum, jika tidak partner pasti sudah loncat dari tadi.
 
Apa langkah anda selanjutnya?
Fit sudah ditemukan, tetapi apakah anda ingin main di D atau spade?
 
Apa yang anda bid berikutnya? 3S atau 4D?
Misalnya anda bid 3S, yang menyatakan saya mau main di spade dan ada peluang slam. Jika tidak ada peluang slam kan anda akan langsung tutup 4S.
 
Atas tawaran 3S anda partner bid 4S.
Apa yang ada dipikiran anda?
Wow… partner pegang 2 kartu spade, atau 2551. Kontrak 6S rasanya aman. Dengan singleton club, paling jelek anda harus finesse diamond. Atau malah mungkin grandslam. Eksplorasi pun dimulai.
 
Tetapi tunggu dulu, apa betul partner singleton club?
Apa yang di bid partner bila dia pegang kartu berikut ini:
♠x AKQxx Kxxxx ♣Qx
♠x KQJxxx KQJxx ♣xx 
 
Saya pikir dengan terpaksa parner akan mendukung spade karena ketiadaan stopper club. Jadi tawaran dukungan langsung ke 4S disini bisa jadi hanya selembar!!!
 
Terus kalo atas 3S, partner bid 4C apa artinya? Continue reading “Problem Bidding”

Partner, Saya Sudah Memilih Kontrak Terbaik

Dalam sebuah latihan dengan penilaian imp, anda memegang kartu berikut ini:
♠ Q76
♥ KQ6
♦ void
♣ A987654
 
dan mendengar partner membuka penawaran dengan 1H dengan sistem penawaran presisi.
Apa yang anda lakukan dan bayangan apa yang ada dalam pikiran anda tentang kontrak akhir?
 
Bagi saya kontrak minimal berhenti di level game karena telah ditemukan fit major. Tentunya ada kemungkinan slam jika kartu kuncinya nyambung.
 
Saya pun merespon 2C atau 1H partner. Partner kemudian rebid 2D, apa selanjutnya?
Beberapa pasangan membuat tawaran first suit forcing dengan 2H dan mendapat jawaban yang mengenakan sekali 2S yang berarti pendek spade. Jadi pegangan partner adalah 1543. Wow, fit club ditemukan.
 

Penawaran Terbaik Hua Yuan Cup 2015

Federasi bridge China telah mengundang tim-tim kuat wanita dari beberapa negara yakni: France, USA, England, Italy, Netherlands, Indonesia, China dan tuan rumah Beijing Hua Yuan untuk berlaga dalam Hua Yuan Women Elite Bridge Tournament 2015 dan berlangsung di ibukota negara tirai bambu Beijing dari tanggal 8-14 November lalu. Team tuan rumah, Beijing Hua Yuan tampil luar biasa dengan menjuarai nomor beregu yang menggunakan sistem setengah kompetisi @16 papan. Mereka juga mendominasi hasil datum dari semua pemain, ditambah lagi dengan satu pasangan mereka memperlihatkan penawaran yang manis dalam mencapai kontrak grandslam berikut ini:

Papan ini terjadi pada ronde ke-4 dan papan no-9. Pembagi Utara, T/B Bahaya

  Utara  
  ♠J1097    
  ♥QJ875  
  ♦95  
  ♣73   
Lu Yan    Liu Yan 
♠5    ♠AKQ832
♥A1092    ♥4
♦AKQJ3    ♦876
♣KJ5    ♣A82
     
  ♠64   
  ♥K63   
  ♦1042  
  ♣Q10964   
     

 Penawaran dengan sistem standard amerika berlangsung sbb:

Barat (Lu Yan) Timur (Liu Yan)
  1S
2D 2S
2NT 3D
3H 3S
4C 4NT
5D 5H
6C 7D

4NT adalah key card untuk truf diamonds; 5♦ 0/3; 5♥ tanya queen truf dan 6♣ adalah queen truf dan ♣K. Setelah Liu memberikan dukungan diamonds dan dua kali cuebids, cuebid 4♣ dari Lu memaksa penawaran masuk ke zona slam. Liu menyadari bahwa dia yang punya banyak potensi trik sehingga memutuskan untuk menjadi kapten dan menanyakan keycard, yang menjadi suatu keputusan yang benar. Setelah partnernya memperlihatkan ketiga keycard yang hilang, ♦Q dan ♣K, Liu kemudian berhitung ada 5 trik diamonds, satu heart, 4-5 trik spades dan ruff heart jika dperlukan sehingga dia pun menawar grandslam! Good job! Merekalah satu-satunya pasangan yang menawar grandslam dan mencetak skor 2140. 

Opini dari komite: Penawaran ini sangat jelas. Barat memaksa penawaran melewati 3NT untuk memperlihatkan ambisinya dan kuatnya pegangan dia, dan Timur terinspirasi dan menanyakan keycard pada tangan yang tepat.  

Atas penawarannya yang indah ini, mereka pun diganjar USD 2,000.