Partai Dari Seleknas… (2)

Pada berikut ini terjadi pada ajang seleknas mixed 2019 kemaren.

Melalui penawaran yang cukup panjang dibawah ini, kontrak akhir didapat yakni 4S.

U   T      S   B
1C pass 1D pass
1H pass 1S* pass
1NT pass 2H pass
2S pass  2NT pass
4S semua pass

1S= 0-4; 1NT=20-21

Kartu diputar sedemikian rupa demi kenyamanan.

UTARA
♠ A63
♥ AQ9
♦ A654
♣ AK3

TIMUR
♠ Q109
              ♥ KJ6
              ♦ 103
♣ Q10872

Pemain junior U26 Indonesia Elsya menjadi deklerer dan mendapat lead yang menguntungkan, yakni diamond kecil. Ketika Timur ikut dengan 10, Elsya menang dengan J.

Sistem penawaran telah membuat semua rahasia negara terbuka di meja. Tentunya dengan ini defense anda di Timur akan lebih gampang.

Setelah menang trik pertama, deklerer kemudian main spade kecil di dua tangan. Barat menang dengan ♠ J. Barat kemudian serang club dengan kembali ♣4 (3/5).

Deklerer menang dengan ♣A dan cash ♠ A, barat ikut dengan ♠ K. Deklerer melanjutkan dengan diamond ke arah ♦K dan diamond ke A. Apa yang anda lakukan sebagai Timur?

Jika anda berhitung, Selatan sudah memperlihatkan 4 point. Mungkin masih ada 1 point lain, ♣J, mungkin juga tidak. Bagaimana rencana defense anda?

Bagi yang sudah mengetahui bahwa Barat pegang 3 kartu club, yakin bahwa kendati ada ♣J di Selatan, pasti hanya 2 kartu, dengan gampang Timur bisa kembali ♣Q untuk pin ♣J Selatan. Jadi bagaimana defense anda?
Continue reading “Partai Dari Seleknas… (2)”

Menyelamatkan Partner

Persoalan defense membutuhkan kerjasama yang baik antar pemain bertahan. Adakalanya anda harus mengikuti rencana defense partner untuk menggagalkan kontrak. Di lain kesempatan anda harus mencegah agar partner tidak membuat kesalahan dengan bermain sangat gamblang, misalnya langsung mengembalikan suatu suit sehingga partner terpaksa menang.

Lain lagi dengan yang terjadi pada papan ini. Dalam kondisi semua aman penawaran berlangsung sbb:
S     B      U      T
1C   pass 1S     pass
2NT pass 3NT    semua pass

*) standard amerika, 18-19 HCP

Memegang kartu berikut, ♠ 874 ♥ 87 ♦J1054 ♣ AQ102, anda memilih ♣2 sebagai kartu pembuka. Dan inilah kartu dummy dan deklerer.
           UTARA
           ♠ KQ104
           ♥ 654
           ♦ Q762
           ♣ 43

BARAT
♠ 874
♥ 87
♦ J1054
♣ AQ102

Lead anda ternyata jitu, partner menang dengan ♣ K.
Kemudian dia kembali ♣8 yang ditindih deklerer dengan ♣9, yang anda menangkan dengan ♣10. Anda cash ♣Q, partner setelah berpikir sejenak membuang ♦3.

Bagaimana rencana defense anda?
Continue reading “Menyelamatkan Partner”

Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan

Selamat Tahun Baru 2019M, semoga tahun ini adalah tahun prestasi bridge Indonesia.

 

Menyambung postingan terakhir tentang IBPA Award, sekarang kita menampilkan best defence of the year 2018.

 

Artikel ini ditulis oleh Liam Milne (Australia) dan judulnya adalah “Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan“.  Tulisan ini menggambarkan bagaimana logika defense yang baik. Cobalah anda menutup kartu Timur (deklerer) dan Selatan (partner). (red).

 

Ketika seseorang pada akhirnya harus memberi sesuatu pada deklarer, sering kali tepat memberikannya sesegera mungkin. Terkadang konsesi awal akan datang pada saat yang tidak nyaman untuk lawan Anda.

 

Board 27. Dealer South. Neither Vul.
                 ♠ K 10 9 7 6 5 2
                 ♥ J
                 ♦ J 6 4
                 ♣ K J
 ♠ Q                                ♠ J 8 3
 ♥ 5 4                              ♥ A K Q 10 7 3 2
 ♦ K Q 10 9 3                 ♦ A
 ♣ Q 10 4 3 2                 ♣ 9 8
                 ♠ A 4
                 ♥ 9 8 6
                 ♦ 8 7 5 2
                 ♣ A 7 6 5

 

West North East South
–        –        –      Pass
Pass  3♠      4♥    Pass
Pass  Pass

 

Papan ini dari the 2018 North Island Teams di New Zealand.
Selatan (Michael Ware) membuka permainan dengan ♠A. Dengan singleton di meja, Utara / Selatan bermain suit preferensi pada trik satu, jadi Utara (GeO Tislevoll) memainkan dua spade untuk memberi sinyal club. Ware selanjutnya memainkan ♣ A dan ♣ 5 untuk King Utara. Dengan tiga trik
di tangan, Tislevoll berhenti untuk mempertimbangkan situasi. Mari kita berpikir bagaimana menggagalkan kontrak dari semua informasi yang sudah kita ketahui.

 

Partner sudah pernah pass dan sudah memperlihatkan 2 As. Tidak mungkin dia pegang ♦A juga.  Jika partner pegang trik di suit truf, kontrak akan mati dengan sendirinya apapun jalan main deklerer.

 

Berapa banyak club yang dimiliki partner dan deklerer? Sepertinya partner memiliki empat klub dan deklerer punya dua, tetapi mungkin saja partner pegang doubleton. Jika demikian, kita harus berharap partner punya trik truf. Jika tidak ada trik truf, asumsikan partner pegang 4 lembar club.

 

Bagaimana dengan spade? Dengan empat lembar spade, partner pasti akan menawar empat spade, dan dengan tiga kartu ia sering akan mendorong ke empat spade, karena mengetahui bahwa ada fit sepuluh kartu truf. Selain itu, jika deklerer hanya memiliki satu spade yang tersisa, sulit untuk mendapatkan trik ke-empat.

 

Mengingat kurangnya prospek di suit minor, apakah ada peluang untuk mempromosikan trik di warna truf? Ya: jika partner tidak memiliki spade yang tersisa, kita cukup memainkan spade, dan partner akan dapat meneruf di depan dummy dengan heart lebih tinggi dari lima. Tetapi tak perlu kan terburu-buru untuk melakukan ini? Tidak juga. Jika deklerer memiliki distribusi 4 = 6 = 1 = 2, kita dapat memainkan apa saja. Deklerer tidak dapat menjalankan diamond, karena terblokir, dan dia harus bermain spade sendiri. partner bisa meneruf sebelum dummy dan mengembalikan truf, dan kita akan membuat dua spade lagi nanti.

Continue reading “Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan”

Declarer of The Year 2018

Setiap tahunnya International Bridge Press Association kumpulan para penulis bridge memberikan penghargaan kepada pemain dan penulis yang telah memperlihatkan permainan yang brilian. Tahun ini penghargaan ini diserahkan di Sanya China dalam Hainan Bridge Festival Oktober lalu.

 

Para penerima penghargaan adalah:
Bob Hamman sebagai Personality of the year
Keri Klinger Memorial Declarer of the year
Winner: Boye Brogeland (Norway)
Journalist: Mark Horton (England)
Article: The Lion in Winter
Event: 2nd European Winter Games, Open Teams Quarterfinals, Monte Carlo, February 2018
Source: Daily Bulletin #7, p. 7

 

Gidwani Family Trust Defence of the Year
Winner: GeO Tislevoll (New Zealand)
Journalist: Liam Milne (Australia)
Article: Viking Bridge — Unwanted Gift
Event: 2018 North Island Teams (NZ)
Source: IBPA Bulletin 639, April 2018, p. 3

 

Yeh Bros Best Bid Deal of the Year
Winners: Wang Wenfei/Shen Qi (China)
Journalist: Jian-Jian Wang (USA)
Article: 7 Is Better Than 8
Event: 2017 Venice Cup, Round 21, China v. USA2
Source: IBPA Bulletin 637, February 2018, p. 10

 

Richard Freeman Junior Deal of the Year
Winner: Matt Smith (Australia)
Journalist: Paul Lavings (Australia)
Article: A Matter of Timing
Event: 2017 ANC Youth Interstate Teams
Source: IBPA Bulletin 631, August 2017, p. 9

 

Kali ini kita bahas partai sebagai best declarer of the year.

 

Board 18. Dealer East. NS Vul.
             ♠ Q
             ♥ Q J 9
             ♦ K Q 8 2
             ♣ A 8 7 6 5
 ♠ J 10 5 4             ♠ K 8 6 3
 ♥ 3                       ♥ 10 8 2
 ♦ A J 10 9 5         ♦ 7 3
 ♣ J 4 2                 ♣ K Q 9 3
             ♠ A 9 7 2
             ♥ A K 7 6 5 4
             ♦ 6 4
             ♣ 10

 

Partai ini terjadi di babak perempat final. Netherland Red sementara unggul 5imp namun masih tersisa 7 board lagi di open room.

 

Di close room pasangan Netherland Red mendarat pada kontrak normal 4H setelah Zia yang berpartner dengan Meckstroth melakukan overcall 2D atas tawaran 1H Molenaar di selatan. Permainan berlangsung cepat dan didapat 11 trik.

 

Di open room berlangsung penawaran sbb:
Open Room

 

West North       East      South
Nab  Lindqvist Drijver  Brogeland
–      –                Pass       1♥
Pass 2♣             Pass       2♥
Pass 3♥             Pass       4♣*
Pass 4♦*           Pass       4NT*
Pass 5♣*           Pass       5♦*
Pass 6♦*           Pass       6♥
All Pass

 

Barat memulai permainan dengan 2 club dan declarer menang dengan As. Boye ruff club untuk memainkan diamond. Barat membuat kesalahan dengan memainkan As dan melanjutkan dengan jack dan declarer menang dengan king. Boye kemudian memainkan queen diamond, Timur ruff dengan 8♥ yang di overruff declarer.
Declarer kemudian melanjutkan dengan crossruff spade dan club,♠A , ruff ♠, ruff ♣, ruff ♠, ruff ♣, ruff ♠  pada trik ke 12 memainkan diamond dari meja yang menjepit ♥ 10-2 Timur. Bravo Boye dari ribuan yang menonton secara online. 13 IMPs yang didapat dengan kecemerlangan ini terbukti sangat menentukan.

 

Ini adalah distribusi yang menarik, dengan banyak sisi rumit.

 

Secara sederhana, declarer punyai dengan enam trik truf, dua As dan setidaknya satu diamond. Jadi sangat jelas bahwa deklarer perlu meneruf beberapa spade, sehingga tarik truf harus ditunda. Seperti yang terlihat salah satu cara menggagalkan slam (secara teori, karena masih mungkin salah dalam pertahanan) adalah lead truf. Declarer menang di dummy, menguangkan ♣A, ruff ♣ dan memainkan diamond. Barat menang dengan kartu as. Sekarang penting untuk memainkan diamond kedua. Jika Barat bermain, misalnya, spade untuk Queen, King dan As, deklerer ruff spade dan kemudian dapat memainkan semua kartu truf, memeras Barat di warna spade dan diamond (tentu saja lebih baik menuakan club!).

 

Dari pegangan Barat, kartu pembuka truf adalah pilihan yang sulit karena dapat merugikan partner.

 

Perhatikan trik ketiga, kesalahan yang dibuat barat dimanfaatkan dengan baik oleh Boye, sang deklerer. Bila saja barat bermain kecil diamond, Declarer akan memenangkan diamond, ruff club dan memainkan diamond kedua. Inilah saat yang tepat untuk memenangkan diamond. Sekarang Barat kembali truf dan perhatikan kontrak akan gagal.
(Bersambung)