Memahami Persoalan Deklerer

 
 
Dalam pertahanan kita harus meng-counter rencana deklerer. Jika deklerer berencana memanfaatkan trufnya untuk meneruf loser-nya di suatu tangan, kita counter dengan menyerang truf. Jika dia ingin membebaskan suatu warna misalnya, kita serang penangkapnya sehingga warna yang sudah bebas tidak bisa diuangkan.
 
Dalam sebuah latihan anda dihadapkan pada persoalan defense berikut ini:
 
Penawaran berlangsung sbb:
Selatan Barat Utara    Anda
1H        pass   1NT*   pass
2D        pass   4H       semua pass.
 
*(5+S, F)
Partner anda mulai dengan ♦2 (3/5) dan inilah kartu dummy dan anda.
 
Dummy
♠ AQJxxx
♥ 965 
♦ 3
♣ A762
 
                Anda
               ♠ 1082
               ♥ 1087
               ♦ AQJ8x
               ♣ 83
 
Bagaimana rencana defense anda?
Apakah partner lead dari 3 atau 5 kartu?
Apakah partner lead under King atau dari 3 kartu kecil?
Banyak pertanyaan membuncah dalam pikiran anda, namun tidak semua bisa dijawab saat ini.
 
Deklerer kemudian siap melanjutkan permainan dan anda pun menang dengan ♦ A atas kartu pembuka partner.
 

Black Out Defense

Ketegangan atau kelelahan dalam bermain bridge kadang kala membuat kita berbuat salah yang fatal. Analisa tidak jalan dan bermain terburu-buru kendati sebetulnya waktu yang tersedia masih lama.

Baru-baru ini pada sesi terakhir Diaspora Cup, consolation round dari Walikota Surabaya, pasangan kami memimpin jauh hingga sesi ke-5 dari total 6 sesi dan hanya butuh losing draw untuk menjadi juara.

Tibalah papan berikut ini, dan penawaran berlangsung sbb:
LHO Partner RHO  Anda
1D   1S        X       pass
2D   pass     3S      pass
3NT pass     pass   pass

Partner keluar dengan 2 dan kartu dummy dibuka,

♠ 6
♥ KJ43
♦ KQxxx

♣ K76

Anda
♠104
♥A9865
♦ 87

♣AQ82

Bagaimana rencana defense anda?

Setelah berpikir sejenak, deklerer kemudian main heart kecil dari dummy, kartu apa yang anda mainkan di Timur?

Entah apa yang ada dalam pikiran, deklerer pegang 10 atau Q selembar, akhirnya saya taroh A di Timur dan deklerer buang club. Partner pun ngerocos, kok saya main aneh begini. Kalo dihitung 4th best, kan deklerer pasti void? Dia mungkin lupa bahwa lead juga bisa dari 3 kartu, dan permainan sebetulnya belum berakhir, kecuali deklerer tahu distribusi diluar.

Setelah kecewa dengan defense yang salah ini, saya kemudian kembali ♠10. Deklerer main ♠Q dan partner menang dengan ♠K. Partner kemudian kembali ♣10, deklerer kecil, dan saya menang dengan ♣Q. Lanjutan ♠4 saya dimenangkan deklerer dengan ♠A, selanjutnya?

Continue reading “Black Out Defense”

Memanfaatkan Urutan Main Kartu untuk Sinyal yang Legal

 
Akhir-akhir ini lagi marak diperbicangkan tentang kecurangan dalam permainan bridge. Adalah Boye Brogeland dari Norway yang berani berbicara tentang hal ini sehingga dia dianugerahi sebagai bridge personality of the year 2015. Kecurangan yang dilakukan oleh para pemain top adalah memberitahukan informasi secara ilegal apakah dengan batuk-batuk, variasi cara mendorong tirai, cara memposisikan kartu sewaktu lead, dan lain sebagainya.. Semua cara-cara tersebut adalah ILEGAL. 
 
Banyak cara sebetulnya yang bisa digunakan untuk memberitahukan kepada partner tentang distribusi dan pegangan kita secara sah. Misalnya dari konvensi lead 3/5, aturan pengembalian dan cara main kita yang tidak biasa, seperti yang dialami pada partai berikut ini.
 
Pada kondisi semua bahaya, Selatan membuka penawaran dengan 1NT (12-14), barat pass, Utara kemudian transfer ke club dengan menawar 2NT. Kontrak pun berakhir di 3C.
 
Duduk di Barat dengan pegangan berikut ini: ♠ QJ6 ♥ AJ65 ♦ A954 ♣ 54. Akhirnya saya memilih lead ♠Q dan inilah kartu dummy.
 
♠ K3
 976
 105
♣ KQ10986
 
Setelah berpikir sejenak, deklerer main ♠K dari meja untuk kemenangan partner.
Partner kemudian kembali 8, ke queen deklerer yang saya menangkan dengan A.
Janjian dengan partner, ketika lead dan kembalian adalah 3/5. Jadi kemungkinan partner kembali dari 2 kartu heart dengan 8 paling gede. Dengan demikian kembali heart diluar pilihan yang tersedia.
 
Bagaimana kalo cash ♠J, wah takut juga jangan-jangan deklerer pegang ♠10 sehingga nantinya dia bisa discard loser nya. Dengan pertimbangan demikian, akhirnya saya memilih kembali pasif, ♣5.
 
Deklerer bermain ♣10 dari meja, dan memenangkan ♣J partner dengan ♣A. Kemudian deklerer main club ke dummy, partner ikut. 
 
Pada trik ke 5, deklerer lead ♠3 dari dummy, partner dengan cekatan bermain ♠10 dan saya biarkan menang.
 
Inilah kartu partner yang tersisa ♠8xx 102 QJ3 ♣ -. Bagaimana rencana defense anda di Timur? Continue reading “Memanfaatkan Urutan Main Kartu untuk Sinyal yang Legal”

Manfaatkan Kesempatan Yang Hanya Sekali

Bridge adalah permainan tentang pengaturan jembatan. Kita harus menjaga agar jembatan itu terjaga dengan baik. Hal ini bukan hanya berlaku untuk deklerer tetapi juga untuk para defender.
 
Pada segment  ke-4 babak final putra PON 2012 lalu kasus ini pun terjadi kali ini pada kasus bertahan.
Penawaran berlangsung sbb:
 
Partner Utara Anda Selatan
pass 1H pass 2C
pass 2D pass 2NT
pass 3C pass 3H
pass 3NT  pass pass
pass
 
Agak aneh, partner membuka permainan dengan ♦3, dan inilah kartu dummy dan anda.
 
Dummy
♠9 
♥KQJ103
♦KJ74
♣J75
          Anda
          ♠Q8432
          ♥742
          ♦A62
          ♣102
 
Atas 3, deklerer bermain 4 dari meja dan memenangkan 6 anda dengan 9. Pada trik ke-2 deklerer melanjutkan dengan Q, partner ikut dengan 10 dan 7 dari meja. Bagaimana rencana defense anda?