Memanfaatkan Urutan Main Kartu untuk Sinyal yang Legal

 
Akhir-akhir ini lagi marak diperbicangkan tentang kecurangan dalam permainan bridge. Adalah Boye Brogeland dari Norway yang berani berbicara tentang hal ini sehingga dia dianugerahi sebagai bridge personality of the year 2015. Kecurangan yang dilakukan oleh para pemain top adalah memberitahukan informasi secara ilegal apakah dengan batuk-batuk, variasi cara mendorong tirai, cara memposisikan kartu sewaktu lead, dan lain sebagainya.. Semua cara-cara tersebut adalah ILEGAL. 
 
Banyak cara sebetulnya yang bisa digunakan untuk memberitahukan kepada partner tentang distribusi dan pegangan kita secara sah. Misalnya dari konvensi lead 3/5, aturan pengembalian dan cara main kita yang tidak biasa, seperti yang dialami pada partai berikut ini.
 
Pada kondisi semua bahaya, Selatan membuka penawaran dengan 1NT (12-14), barat pass, Utara kemudian transfer ke club dengan menawar 2NT. Kontrak pun berakhir di 3C.
 
Duduk di Barat dengan pegangan berikut ini: ♠ QJ6 ♥ AJ65 ♦ A954 ♣ 54. Akhirnya saya memilih lead ♠Q dan inilah kartu dummy.
 
♠ K3
 976
 105
♣ KQ10986
 
Setelah berpikir sejenak, deklerer main ♠K dari meja untuk kemenangan partner.
Partner kemudian kembali 8, ke queen deklerer yang saya menangkan dengan A.
Janjian dengan partner, ketika lead dan kembalian adalah 3/5. Jadi kemungkinan partner kembali dari 2 kartu heart dengan 8 paling gede. Dengan demikian kembali heart diluar pilihan yang tersedia.
 
Bagaimana kalo cash ♠J, wah takut juga jangan-jangan deklerer pegang ♠10 sehingga nantinya dia bisa discard loser nya. Dengan pertimbangan demikian, akhirnya saya memilih kembali pasif, ♣5.
 
Deklerer bermain ♣10 dari meja, dan memenangkan ♣J partner dengan ♣A. Kemudian deklerer main club ke dummy, partner ikut. 
 
Pada trik ke 5, deklerer lead ♠3 dari dummy, partner dengan cekatan bermain ♠10 dan saya biarkan menang.
 
Inilah kartu partner yang tersisa ♠8xx 102 QJ3 ♣ -. Bagaimana rencana defense anda di Timur? Continue reading “Memanfaatkan Urutan Main Kartu untuk Sinyal yang Legal”

Manfaatkan Kesempatan Yang Hanya Sekali

Bridge adalah permainan tentang pengaturan jembatan. Kita harus menjaga agar jembatan itu terjaga dengan baik. Hal ini bukan hanya berlaku untuk deklerer tetapi juga untuk para defender.
 
Pada segment  ke-4 babak final putra PON 2012 lalu kasus ini pun terjadi kali ini pada kasus bertahan.
Penawaran berlangsung sbb:
 
Partner Utara Anda Selatan
pass 1H pass 2C
pass 2D pass 2NT
pass 3C pass 3H
pass 3NT  pass pass
pass
 
Agak aneh, partner membuka permainan dengan ♦3, dan inilah kartu dummy dan anda.
 
Dummy
♠9 
♥KQJ103
♦KJ74
♣J75
          Anda
          ♠Q8432
          ♥742
          ♦A62
          ♣102
 
Atas 3, deklerer bermain 4 dari meja dan memenangkan 6 anda dengan 9. Pada trik ke-2 deklerer melanjutkan dengan Q, partner ikut dengan 10 dan 7 dari meja. Bagaimana rencana defense anda?

Serangan Yang Tak Biasa

Pihak bertahan acapkali menemukan switch yang mematikan dipertengahan permainan. Seperti pada diagram di bawah, setelah Selatan pass, Barat pada keadaan bahaya dan lawan tidak membuka penawaran dengan 2♠ (weak-2), Utara double take out, Timur pass, dan Selatan loncat ke 4. Setelah lama berpikir, Utara akhirnya pass dengan pegangan 19 HCP. Barat memulai permainan dengan ♠A dan melanjutkan spade setelah anda diskad pada trik pertama. Bagaimana rencana pertahanan anda ?

 

  ♠ Q 10 4 3
  ♥ A 9 4  
  ♦ A Q 4 3  
  ♣ A K  
    Anda (Timur)
    ♠ void
    ♥ Q 10 8 7 2
    ♦ 6 5
    ♣ 10 x x x x
 

 

Pertanyaan pertama, apa yang anda diskad pada trik pertama?  

Continue reading “Serangan Yang Tak Biasa”

Double Dummy Defense

Pada sesi terakhir dalam pertandingan dengan sistem swiss, anda harus memenangkan pertandingan dengan angka maksimal untuk merengkuh mahkota juara. Tetapi untuk mendapatkan itu, regu anda tentunya harus berada di peringkat-perinkgat atas. Jika begini kondisinya maka lawan yang bakal anda hadapi juga adalah team yang kuat. Jadi anda harus lebih tajam baik dalam bidding, play dan terutama defense.

Saya menemukan kasus ini dalam sebuah turnamen lokal. Pada kesempatan pertama bersuara, saya memuka penawran dengan  1D (precision), LHO pass, partner bid 1NT, RHO pass demikian juga saya. tiba-tiba LHO bid 2D (majors), partner pass, RHO bid 2H. Partner dalam posisi balancing, melakukan double untuk take out, dan saya dengan pegangan  ♠ K1095 ♥ KJ105 ♦ 865; ♣ AJ mengubahnya menjadi penalti.

Agar lebih jelas, penawaran berlangsung sbb:

Anda Utara Partner Selatan
    1D pass
1NT pass pass 2D(*)
pass 2H pass pass
X all pass

Pertanyaan pertama adalah kartu pembuka. Kartu apa yang anda pilih membuka permainan? Pilihannya adalah ♠9, ♥10/J, ♦6. Club bukanlah pilihan saya dengan pegangan seperti ini. Setelah berpikir cukup lama, akhirnya saya memilih  ♦6 sebagai kartu pembuka. kartu dumm pun dibuka.

 

  Dummy
  ♠ A J 8 2
  ♥ Q 8 72
  ♦ QJ107
  ♣ 9
 
You
♠ K1095
♥ KJ105
♦ 865
♣ A

Declarer memainkan ♦Q, partner memainkan kartu kecil. Deklerer melanjutkan dengan  ♣9. Anda menang dengan ♣J. Apa selanjutnya?

Continue reading “Double Dummy Defense”