Percentage Play di Grandslam

 

Bridge adalah permainan prosentase. Anda akan menang dalam banyak kesempatan jika anda menawar, bermain dan bertahan pada prosentase tertinggi.

 

Pada kondisi semua aman, penawaran ala precision berlangsung seperti berikut ini; 

 

Selatan

Barat

Utara

Timur

1C

pass

1H

pass

1S

pass

2H

pass

4C

pass

4NT

pass

5S

pass

5NT

pass

6H

pass

7H

all pass

 

 

Barat melakukan opening lead dengan ♦6, dan kartu dummy pun terbuka. 

 

Dummy

♠ AKJ105

♥ AQ6

♦ 10432

♣ Q

 

Declarer

♠ 43

♥ KJ8754

♦ A8

♣ A93

 

 

Timur ikut dengan ♦Q pada trik pertama. Bagaimana anda melanjutkan?

 

Continue reading “Percentage Play di Grandslam”

Adakah Cara Yang Lebih Baik?

 

Tanpa gangguan lawan anda mendarat pada kontrak  3NT.

South West North East
1D pass 1S pass
1NT pass 3NT all pass

 

Barat memulai permainan dengan  ♥6, kelihatannya dari 5 kartu deh. Beginilah kartu anda dan dummy.

 

Dummy
♠ Q852
♥ KQ5
♦ AK
♣ 10864
 
Declarer
♠ K96
♥ J10
♦ QJ986
♣ A93

 

Bagaimana rencana anda memenuhi kontrak ini?

Continue reading “Adakah Cara Yang Lebih Baik?”

Asumsi Tingkat 2

Salah satu teknik deklerer dikenal dengan istilah  Second degree assumption (Asumsi Tingkat 2), suatu istilah yang dipopulerkan oleh Terence Reese, seorang pemain hebat dan penulis bridge ternama dari England. Second degree assumption artinya, jika anda mengasumsikan satu hal, posisi honor tertentu misalnya, maka anda harus menyusun strategi sedemikian rupa seolah-olah kartu lainnya yang anda cari memang berdasarkan asumsi pertama tadi.

Saya menemukan tema ini pada waktu Frans Waleleng Invitation Pairs April 2008 lalu.

Pada kondisi semua aman, penawaran berlangsung sebagai berikut:  

Selatan Barat Utara Timur
1H 2D 3H (weak) pass
4H X all pass  

Barat memulai permainan dengan  ♦A dan melanjutkan dengan ♦K ketika Timur ikut dengan  ♦10 pada kesempatan pertama. Beginilah kartu dummy dan kartu anda sebagai deklerer.

 

Dummy
♠ 105
♥ Q986
♦ 432
♣ J954
 
Declarer
♠ AJ43
♥ A10754
♦ 8
♣ AQ3

 

Bagaiaman anda melanjutkan?

Continue reading “Asumsi Tingkat 2”