Bridge Professional, Memang Menggiurkan!!!

Pada tulisan terdahulu, Bridge Professional, Bagaimana dengan Pemain Indonesia,  telah dituliskan bahwa penghasilan para pemain bridge pro adalah 6 digit mata uang dollar amerika dalam setahunnya. Angka ini jauh lebih baik dari para engineer atau programmer di negara Paman Sam sana. Akibatnya Bridge Pro telah menarik minat para pakar dari bidang lain. Contoh paling anyar adalah Player of the year ACBL 2015 Cedric Lorenzini dari France. Pemegang gelar doktor dalam bidang Kimia Polymer ini lebih memilih berkiprah di dunia bridge pro dari pada mengandalkan gelar S3-nya.

Di samping uang saku yang besar, para pemain bridge pro juga menikmati tinggal di hotel berbintang, diangkut dengan jets pribadi dan menikmati makanan yang mahal serta bersosialisasi dengan orang-orang berduit. Tentunya bonus menanti jika berprestasi. Jelas sekali menjadi pemain bridge professional memang menggiurkan.

Sama seperti pengacara, bayaran pemain bridge pro ditentukan oleh:

Continue reading “Bridge Professional, Memang Menggiurkan!!!”

Bridge Professional, Bagaimana dengan Pemain Indonesia?

 

Menjadi pemain bridge professional sudah bisa dijadikan sebagai aktifitas yang menghasilkan uang (pekerjaan tetap), tetapi baru di dunia barat sana, khususnya Amerika dan Eropa. Mereka hidup mewah dengan penghasilan yang menggiurkan bukan hanya untuk ukuran Indonesia tetapi juga untuk kehidupan di Eropa dan Amerika. Menurut Bob Hamman para pemain bridge top dunia berpenghasilan antara US$200,000 – US$500,000 per tahunnya. Sebagai gambaran, seorang software developer di negeri Paman Sam hanya digaji sekitar US$96,000, Civil engineer sekitar US$90,00 dan Computer programmer hanya US$80,000 per tahun. Jadi hidup sebagai pemain bridge professional adalah hidup yang makmur.
 
Uang saku pemain bridge professional ini bukan didapatkan dari hadiah turnamen melainkan dari sponsor yang membiayai mereka. Uang saku para pemain ini tergantung dari banyak hal, diantaranya master point pemainnya, serta gengsi turnamen yang diikuti. Untuk kejuaraan kecil, uang saku juga kecil tetapi jika turnamen akbar seperti Kejuaraan Nasional Amerika misalnya para pemain akan mendapatkan uang saku yang tidak sedikit. Bonus akan diberikan, jika berprestasi. Singkatnya pemain bridge profesional tidak serta merta diberi uang saku yang tinggi tanpa memperlihatkan prestasi mereka.