Meet The Master – Pietro Forquet

Pada edisi Meet the Master kali ini, kita akan berkenalan dengan Pietro Forquet, seorang legenda bridge dunia berkebangsaan Italy.

Pietro Forquet, adalah salah satu pemain hebat sepanjang masa yang telah memenangkan 15 kali Kejuaraan Dunia antara tahun 1957-1974. Dia adalah anggota awal dari klub Blue Team Italy (“Squadra Azzura”) yang mendominasi bridge dunia sejak medio 50-an hingga awal 70-an.

Forquet lahir di Naples Italy pada tahun 1925 dan belajar bridge dari ibunya dalamusia cukup muda sekitar belasan tahun.

Dari 12 kali kemenangan di Bermuda Bowl, 10x diantaranya dimenangkannya secara berturut-turut, luar biasa. Pasangannya yang utama adalah Benito Garozzo seorang legenda bridge dunia lainnya.

Pietro Forquet tidak hanya sukses di bridge tapi juga dalam karirnya sebagai bankir. Akibat kesibukannya sebagai direktur sebuah bank dia pun mengundurkan diri dari tim nasional Italy pada tahun 1975.

Partai berikut ini memperlihatkan kelihaian Forquet dalam mengeksekusi kontrak yang sangat susah. Antisipasinya yang tajam bisa menyelamatkan kontrak ini. Mari kita saksikan.

Dalam sebuah pertandingan pasangan, dalam kondisi semua aman, barat memulai penawaran dengan 1D, Garozzo di utara pass demikian juga Timur. Forquet dengan pegangan ♠ AQJ108 ♥ KQ4 ♦ 9732 ♣ – melakukan double. Barat malah meloncat ke 3C yang dipenalti oleh Utara. Namun Forquet kemudian bid 3S dan menjawab respon yang menggembirakan 4D dari Garozzo. Dengan serangkaian cue bid akhirnya Forquet mendarat di kontrak slam 6S.

Barat Utara Timur Selatan
1D pass pass X
3C X pass 3S
pass 4D  pass 4H
pass 5H pass 6S
pass pass pass  

Barat memulai permainan dengan ♣A, dan inilah kartu dummy dan deklerer.

Dummy
♠ 9643
♥ A86
♦ K5

♣ Q876

Deklerer
♠ AQJ108
♥ KQ4
♦ 9732

♣ –

6S, lead ♣A.

Bagaimana rencana anda dalam mengeksekusi kontrak ini?

Coba cocokan analisa anda dengan analisa Forquet seperti yang bisa anda saksikan pada video berikut: Meet the Master – Pietro Forquet
 

Meet the Master: Michael Rosenberg

Seperti dijanjikan, kami akan mengunggah partai-partai menarik dari para pemain jagoan bridge dunia. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari partai-partai tersebut. Kali ini kita akan berkenalan dengan Michael Rosenberg salah seorang jagoan bridge dunia asal negeri Paman Sam.
 
Rosenberg lahir di New York namun tumbuh di Glasgow Scotland. Mulanya tertarik dengan catur, namun kemudian menemukan sebuah buku bridge di rumahnya. Lebih tertarik bridge, akhirnya dia pun bergabung dengan klub bridge di SMU-nya. 
 
Membentuk partnership dengan Barnet Shenkin pada tahun 1974. Baru belajar serius bridge selama dua tahunan, Rosenberg sudah masuk Scottish International team pada tahun 1976. Pada usia 21 (Rosenberg) dan 25 (Shenkin) telah memenangkan  the Sunday Times Pairs, kejuaran pasangan yang paling terkenal di dunia. Kemudian mereka juga memenangkan pertandingan beregu the British Gold Cup.  
 
Kali ini kita akan membahas salah satu permainan cemerlang Michael Rosenberg dalam sebuah partai yang berisi tema squeeze yang aneh sbb:  
 
Penawaran:
S              B             U             T
2C*        3S           pass**   pass
6NT       semua pass
 
*=strong
**= ada sejumlah kekuatan
 
Barat memulai permainan dengan ♥J. Kami buka semua kartunya buat anda.
DUMMY  
  ♠1032  
  ♥A42  
  ♦ Q432  
  ♣1053  
     
BARAT   TIMUR
♠K987654   ♠-
♥J10   ♥98765
♦ 765   ♦ J1098
♣6   ♣K987
     
  DEKLERER  
  ♠AQJ  
  ♥KQ3  
  ♦ AK  
  ♣AQJ42

Kontrak 6NT, lead ♥J.

 
Bagaimana rencana anda untuk menyelesaikan kontrak ini, dan bagaimana pula Rosenberg mengeksekusinya. Silakan simak dalam video berikut. Meet the Master – Michael Rosenberg
 

Dari Kejurnas Online 2020

Kejuaraan nasional Patkawan Online sudah memasuki babak semifinal yang menyisakan pertarungan yang cukup seru di babak 8 besar. Dalam sesi-1 babak 8 besar, ketika Kota Bekasi berhadapan dengan Kota Bandung terdapat sebuah papan yang cukup menantang.

Di open room, penawaran berhenti cepat di 3NT dan didapat 11 trik setelah menerima lead  ♥K.

Sementara di closed room penawaran berlangsung sbb: 

North Deals

West North East South
Kevin04 garozoan koncudu lahangtop
  1 ♠ Pass 2 ♦
Pass 2 ♠ Pass 2 NT
Pass 3 ♦ Pass 3 ♥!
Dbl 4 ♣1 Pass 4 ♦
Pass 4 NT Pass 6 ♦
All pass      

 

  ♠K Q J 10 5 2  
  ♥7 4 2  
  ♦K Q 5  
  ♣J  
     
♠9 6 4 3   ♠A 7
♥ K Q 6 5   ♥10 9 3
♦J   ♦9 7 4 2
♣10 9 7 4   ♣8 6 5 2
  ♠ 8  
  ♥ A J 8  
  ♦A 10 8 6 3  
  ♣A K Q 3  

Barat memulai permainan dengan ♥K, bagaimana rencana anda?

Silakan anda tutup, kartu Timur dan Barat, bagaimana rencana terbaik untuk menyelamatkan kontrak ini?
Lead cukup merepotkan deklerer karena dua loser langsung terekspos. Sebelum membebaskan spade, tentunya anda harus membuang loser heart dulu dari club di tangan.

Kesusahan entry ke dummy karena setelah menang dengan A, defender akan menyerang heart. Yang terjadi di meja, deklerer menang ♥A dan menyeberang ke meja dengan ♣ J. Dan memainkan K. Barat ikut dengan J. Naik dengan small diamond ke tangan, finesse yang dalam, dua loser heart pun dibuang.

Trik berikutnya deklerer main spade, yang langsung diterkam oleh Timur. Dan seperti diduga, Timur kembali heart sehingga kontrak pun tidak tertolong.

Dapatkah anda membantu deklerer?

Continue reading “Dari Kejurnas Online 2020”

Cheating …..

Dunia bridge kembali dikejutkan dengan kasus kecurangan (Cheating). Kali ini adalah pengakuan seorang juara dunia, dua kali juara Bermuda Bowl 2015 dan 2019 Michal Nowosadzki yang mengaku melakukan self-kibitzing (melihat ke-empat pegangan) pada papan yang sedang dia mainkan yang terjadi pada pertandingan bridge secara online.

Sejak merebaknya pandemi COVID-19, dunia bridge online memang semakin semarak, dan harus diakui bahwa bridge online sangat-sangat rawan akan kecurangan, bukan tidak mungkin terjadi di negara kita Indonesia ternyata juga di seluruh dunia. Bukan hanya dilakukan pemain kelas kampung, tapi juga oleh juara dunia sekalipun.

Namun untuk mendapatkan barang bukti seperti pada kasus hukum lainnya (keterangan saksi yang melihat, barang bukti dan yang lain-lain) tentu sangat sulit dan hampir tidak mungkin. Para pakar bridge yang menjadi hakim hanya akan menggunakan LOGIKA BRIDGE dalam menentukan apakah sebuah kasus adalah curang atau tidak. Hal lain yang bisa menunjang adalah dengan melihat kemampuan pemain tersebut dalam offline bridge.

Misalkan dalam sebuah pertandingan secara online berlangsung penawaran sbb:

S B U T
1NT pass 2H pass
2NT* pass 3H** pass
3S pass 3NT*** pass
4C pass 4D pass
4H pass 4NT pass
5C pass 6S pass
pass pass    

 

* = fit spade, maks
**=retransfer
***=berminat slam

Barat memulai permainan dengan ♥K, dan inilah kartu dummy dan deklerer.

DUMMY
♠KJ1076
♥ 93
♦ Q
♣ KQ1032

DEKLERER
♠ A542
♥ AJ52
♦ A87
♣ A9

Permainan berlangsung cepat pada trik 3 trik pertama.
Menang dengan ♥A, deklerer kemudian main ♠A dan spade lagi, sayang barat tidak ikut. Setelah menang dengan ♠K di dummy, beberapa saat kemudian deklerer merah (reserved seat muncul). 3-4 menit kemudian baru deklerer muncul lagi dan memainkan club dari dummy dan main ♣9, eit menang.
Kemudian dia cash ♣A dan ke dummy dengan ♦A dan ♦7 ruff.

Timur yang malang harus ikut empat kali club sementara deklerer membuang 2 lembar heart. Pada club terakhir, tidak ada yang bisa dilakukan Timur karena deklerer pasti akan membuang loser heart terakhirnya. Kontrak pun berhasil diselamatkan.

Pada akhir pertandingan, ternyata board inilah yang menyebabkan kemenangan tim ini. Lawan akhirnya mengajukan keberatan dengan cara main deklerer yang seolah-olah melihat kartu, apalagi ini dilakukan setelah lama disconnect.
Ada kecurigaan dari pihak yang kalah telah terjadi cheating semacam self-kibitzing.
Bagaimana keputusan anda sebagai pengadil atas kasus ini?
Sangat disayangkan bahwa deklerer tidak bisa dikontrak sampai keputusan akhir diambil.

Bagaimana keputusan pengadil?

Continue reading “Cheating …..”

Safety Play di LBI-1

Tamak mungkin adalah sifat dasar manusia. Demikian juga dalam bridge. Sebagai deklerer atau defender kita sering berusaha untuk mendapatkan trik sebanyak mungkin padahal kontrak kita tidak mengharuskan demikian. Mendapatkan trik sebanyak mungki memang tujuan setiap pemain tetapitidak boleh mengabaian keselamatan kontrak kita. Dari sinilah bermulanya konsep safety play yakni suatu teknik bermain aman yang akan menyelematkan kontrak kita. Safety Play bisa menyangkut menghindari bahaya kartu menang kita kena ruff lawan, bahaya jika pembagian suatu warna pincang dan lain sebagainya.
Dalam seri-1 Liga Bridge Indonesia kemaren, anda dihadapkan pada kontrak slam yang sangat bagus 6H.

 

Di meja, Bambang Hartono-Supeno penawaran berlangsung sebagai berikut:
S     B       U     T
1H  pass  1S    pass
2H  pass  3C    pass
3D  pass  3H   pass
3S   pass  4C   pass
4D  pass  4NT pass
5H  pass  6H semua pass

 

Barat memulai dengan ♦7 dan inilah kartu dummy dan deklerer.
DUMMY
♠ AQJ4
♥ K84
♦ 8
♣ AQ873

 

Deklerer
♠ K
♥ AJ9532
♦ A92
♣ K109

 

Menerima kartu pembuka ♦7, dan Tmur main ♦Q, bagaimana rencana main anda?

 

Seperti terlihat semua side suit loser tidak ada masalah karena bisa dibuang dari kartu menang kita. Persoalan hanya pada suit truf, bisa ada satu atau dua loser.

 

Deklerer yang ingin mendapatkan semua trik, akan memulai mencabut truf dengan bermain heart kecil ke arah King dengan maksud drop atau finesse ♥Q Timur. Namun kemudian kecele ketika Timur tidak ada.

 

Pemain nasional open, Supeno Suhendro menunjukkan cara untuk menyelamatkan kontrak ini dengan memulai memainkan ♥A dari Selatan. Cara main ini langsung diberikan reward  ketika Timur tidak ada, dan dengan gampang loser heart bisa diminimalisir menjadi satu saja. Demikian juga jika ternyata Barat yang tidak hadir loser heart akan tetap hanya satu trik saja. Kalo semua lawan hadir so habis persoalan.

 

Nasihat berikut ini peru diingat, Jika kontrak terlihat gampang, bersikaplah pesimis dengan menganggap kartu diluar pincang sehingga kita harus ekstra hati-hati.