Dari Arena Seleknas… (4)

Sebuah papan menarik kami ambilkan dari ajang Seleksi Nasional Open, Ladies dan Mixed yang telah berakhir malam tadi.
Papan kali ini diambilkan dari ajang seleksi pasangan mixed. Penawaran berlangsung sbb:

Dealer Selatan, Bahaya TB
Bill Lusye Vita  Taufik
1D      X       1H    4S
?

apakah yang akan anda bid dengan pegangan berikut ini:
1076 ♥ KQ102 ♦ KQJ765; ♣ – dengan posisi menguntungkan tidak bahaya sementara lawan bahaya.

Pasangan Tracy-Parlin membiarkan lawan main di 4S.
Ernis-Soebroto dan Inong-Ngantung membeli kontrak 5Hx gugur.
Sementara Yessy-Vox melaju hingga 6Dx karena Barat bukannya dobel, tapi overcall 1NT atas pembukaan 1D Selatan. Ketika Timur transfer ke 4S, Selatan rebid diamondnya yang kemudian dinaikkan Utara ketika lawan menawar 5S.

Berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Bill Mondigir, berpasangan dengan Vita Lasut yang adalah anggota team mixed Asean Games ini
dengan sangat jitu menawar 5D, bukan support partnernya di warna heart, yang dipenalti oleh pasangan Lusje-Taufik.

Dealer Selatan, Bahaya TB
Bill Lusje Vita Taufik
1D X 1H 4S
5D X semua pass

Lusje di Barat lead ♠ 3, dan inilah kartu dummy dan deklerer.

Utara
♠ 8
♥ A765
♦ 10943
♣ K876

Selatan
♠ 1076
♥ KQ102
♦ KQJ765
♣ –

Menang dengan ♠ A, Taufik kemudian kembali ♥ 3.

Bagaimana rencana anda dalam mengeksekusi kontrak ini?
Continue reading “Dari Arena Seleknas… (4)”

Menggapai Puncak

Adalah lumrah dalam pertandingan pasangan dengan penilaian top-bottom seorang pemain mencoba menggapai puncak dengan penawarannya. Ini disebabkan bahwa perbedaan sedikit saja, misal 430 dan 420, akan memberikan penilaian yang berbeda yang dalam perhitungan patkawan tidak ada artinya.

 

Partai berikut terjadi pada babak kualifikasi nomor pasangan PORDA Jabar 2018. Anda memegang kartu berikut ini ♠ AK86 ♥ K8  ♦ AKJ7  ♣ J87 dan mendengar partner membuka penawaran dengan 1H. Lawan sebelah kiri mengganggu dengan tawaran loncat 2S, apa kira-kira penawaran anda?

 

Setelah mengetahui partner pegang 6 kartu heart, beberapa pasangan, termasuk di meja kami menawar normal 6H. Ini jelas bukan pemain top bottom. Beberapa meja lainnya menawar 6NT yang sangat logis mencari top dengan nilai yang lebih bagus dari 6H. Namun ada juga yang sedang tertinggal dalam perburuan nilai dan mencoba menggapai puncak dengan menawar 7NT, sbuah tawaran yang berpeluang tentunya.

 

Kartu diputar sedemikian rupa untuk kenyamanan.
Barat memulai permainan dengan ♣K dan inilah kartu dummy dan anda.

 

Dummy
♠ 3
♥ AQJ876
♦ 85
♣ A432

 

Anda
♠ AK86
♥ K8  
♦ AKJ7  
♣ J87

 

Barat tidak melakukan lead pembuka pada suit partnernya tetapi suit sendiri, club, tentunya pegang club yang bagus. Coba hitung dulu untuk kontrak slam.

 

Baru ada 6 trik heart, 2 spade, 2 diamond dan 1 club (11 trik).
Jika pada kontrak heart, ada peluang tambahan selain finesse diamond yakni ruff diamond sekali berharap ♦Q 3 kartu. Pada kontrak notrump, peluang adalah ♦Q kena finesse, atau mungkin squeeze club-diamond, atau double squeeze, tentunya dengan melakukan tundaan pada trik pertama.

 

Di meja kami, dari arah utara deklerer membawa kontrak 6H. Timur lead ♣5, atas ♣8 Barat main ♣K!!!
Namun deklerer memilih ruff sekali diamond, ketika ♦Q muncul, klaim 12 trik.  Jika tidak mungkin akan coba main club ke arah jack.

 

Bagaimana dengan kontrak 7NT?

Continue reading “Menggapai Puncak”

Irina Solomonovna Levitina, Jagoan Catur dan Bridge Rusia – Amerika

Irina Solomonovna Levitina, dari namanya kita tentu mengetaui bahwa dia berasal dari blok timur, Uni Soviet. Bagi pemain catur dan bridge wanita, nama ini mungkin tidak asing lagi. Prestasinya terbilang luar biasa. Irina Levitina berjaya di dua cabang olahraga yakni Catur dan Bridge. Di bidang Catur, Irina Solomonovna Levitina yang dilahirkan pada  June 8, 1954 adalah World Championship Candidate pada tahun 1984 (kalah dari Maia Chiburdanidze di babak final) dan telah bergelar Grand Master. Sementara di dunia contract bridge dia telah memenangkan 5 event world championship events, empat nomor wanita dan 1 nomor mixed, termasuk dua nomor beregu wanita bersama tim USA.

 

Irina Levitina memenangkan kategori best dummy play by woman pada tahun 1985. Tema permainan yang ditampilkan dalam papan ersebut disebut sebagai extended trump squeeze. Penghargaan ini adalah perhargaan internasioanl pertama dari pemain dari Uni Soviet.

 

Irina duduk di Selatan, dan memegang kartu berikut ini, ♠ A Q J 8 3 2 ♥ Q 10 7 ♦ 9 4 ♣ 7 3.
Lawan sebelah kanan membuka penawaran dengan 2H, heart dan minor, weak. Apa yang anda lakukan dengan pegangan tersebut, Irina ovecall 2S, dan tanpa ampun partner call 7S.

 

Penawaran selengkapnya.
Timur Irina Barat Utara
2H *   2♠** Pass  7♠
All Pass

 

* 8-11 HCP, 5-5 in hearts and one minor
** 10-15 HCP, five or more spades
♠ K 10 4
♥ A
♦ A Q 10 7
♣ A K 10 6 5
♠ A Q J 8 3 2
♥ Q 10 7
♦ 9 4
♣ 7 3
Barat memulai permainan dengan ♦J, bagaimana rencana anda?
12 trik sudah terlihat di depan mata, namun anda membutuhkan 13 trik untuk menyelamatkan grandslam ini.
Sudahkah anda mempunyai jalan untuk menyelesaikan kontrak ini?

Continue reading “Irina Solomonovna Levitina, Jagoan Catur dan Bridge Rusia – Amerika”

Squeeze Without The Count

Permainan bridge itu memang mengasyikan, apalagi kalau kita berhasil menemukan solusi atas suatu persoalan yang tergolong sukses.

Persoalan permainan berikut ini kami temukan di ajang AgBC Cup 2016 kemaren ini pada sesi pertama dan papan pertama yang kami mainkan dan menurut penulis persoalan deklerer disini sangat menantang.
Penawaran berlangsung sebagai berikut:
Kondisi semua aman
BARAT UTARA   TIMUR  SELATAN
pass       pass        1D       1NT
pass       3NT        semua pass
Posisi papan disusun sedemikian rupa untuk kenyamanan pembaca.
Barat membukan permainan dengan ♥7, dan inilah kartu dummy dan anda.
UTARA
♠K10
♥86
♦A9765
♣Q943
SELATAN
♠ AQJ2
♥ A92
♦ K104
♣ J86
Atas ♥8 meja, Timur main ♥J dan anda biarkan menang.
Timur melanjutkan dengan ♥4, bagaimana rencana anda?

Continue reading “Squeeze Without The Count”

Tripple Squeeze in Action

 

Sebuah kegembiraan dalam permainan bridge adalah ketika kita berhasil memecahkan persoalan yang ada dalam permainan, apakah persoalan deklerer, defense atau dalam penawaran. Apalagi kalau persoalan tersebut adalah persoalan yang langka terjadi.

 

Pada sesi ke-3 banyak penyisihan Kepri Cup XIII yang berlangsung tanggal 19 Agustus lalu muncul dalam sebuah persoalan bidding dan sekaligus persoalan play pada kontrak slam berikut ini.
Posisi papan diputar sedemikian rupa untuk kenyamanan.
Barat membuka penawaran dengan precision 2C, partner melakukan double for take out, Timur pass. Apakah yang akan anda bid dengan pegangan berikut ini: ♠5 ♥ 82 ♦ QJ8xxxxx  ♣ K4.

Berapa diamond yang akan anda tawar? 2D, 3D, 4D atau 5D?
Beberapa pemain akan menawar 2D, takut partner kuat dan pendek diamond, atau ada juga yang menawar 3D atau 4D invite, namun ada juga yang agresif menawar 5D. Tanpa ampun, partnernya pun menaikkan ke slam 6D.
Barat memulai permainan dengan ♥K.
Inilah kartu dummy, yang super kuat.

 

Utara
♠ KQ
♥ AJ9xx
♦ AK9
♣ A92

 

Selatan
♠ 5
♥ 82 
♦ QJ8xxxxx 
♣ K4

 

Bagaimana rencana anda?
Lawan menyulitkan anda dengan memulai permainan dengan kartu yang mematikan ♥K.

 

Lead lain tentu memudahkan anda. Tapi anda tidak boleh pesimistis.

 

Sudahkah anda menemukan ara terbaik untuk menyelesaikan kontrak?
Apakah syarat-syarat agar kontrak anda aman?

 

Seperti terlihat sudah ada 11 trik, 8 trik diamond, ♥A dan ♣AK.
Trik ke-12 dari mana ya? Bisa ♠K, bisa ♥J atau bisa juga dari ♣9.
Point anda berdua adalah 21+6 = 27 HCP.

 

Barat yang membuka penawaran, bisa 11, 12 atau 13 HCP. Jadi Timur bisa hanya 0-2 HCP, bisa  ♠J dan ♣J atau salah satunya, atau ♣Q, atau nggak punya honor sama sekali.

 

Setelah membayangkan point, sekarang coba anda bayangkan bagaimana distribusi kartu Barat.
Bisa 5 lembar ♣ dan 4 kartu S, atau 6 lembar ♣ saja.

 

Karena anda tidak boleh melepaskan lead kepada lawan, maka trik pertama harus anda menangkan!
Sebelum melanjutkan barangkali ada yang mau menebak, distribusi dan kartu apa yang harus dipunyai Barat kalo kontrak anda ingin aman?

 

Sudah dapat solusinya?

Continue reading “Tripple Squeeze in Action”