Terence Reese, The Greatest Bridge Player and Author dari Inggris

Mendiang John Terence Reese adalah pemain dan penulis bridge terbesar dari Inggris. Dilahirkan pada tahun 1913 di Epsom Surrey Inggris dan meninggal, Reese meninggal pada 29 Januari 1996. Reese kecil sudah mulai bermain kartu pada usia 3 tahun dan belajar bridge pada usia 7 tahun. Hobby ini berlanjut hingga dia menjadi mahasiswa di Oxford. Setamat kuliah, Reese sempat bekerja selama setahun, sebelum akhirnya dia mencurahkan karirnya di dunia bridge.

 

Disamping sebagai pemain bridge yang handal, Reese adalah juga seorang penulis yang produktif. Tulisan-tulisan digemari pembaca baik yang dipublikasikan lewat koran-koran maupun dalam buku-buku karyanya yang mencapai 90 jilid. Tulisannya enak dibaca dan dia menjelaskan dengan sangat gamblang.
 

Beberapa karyanya yang fenomenal adalah: Master Play, Reese on Play, Play These Hands with Me, dan serial kocak The Abbot.

Papan ini berikut ini terjadi dalam sebuah permainan Rubber Bridge dan seperti terlihat penawaran yang berlangsung kurang scientific namun tetap mendarat pada kontrak yang tepat.

Penawaran berlangsung sbb:

U T S B
1D ?! pass 1S 2C
3C pass 3S pass
4S pass pass pass
Barat memulai permainan dengan ♣K dan inilah kartu dummy dan deklerer.
 
Dummy
♠ K95
♥ AK6
♦ K1074
♣ A83

 

Deklerer
♠ AQ642
♥ 1084
♦ A6
♣ 1075

 
4♠ lead ♣K.

Seperti terlihat bahwa ada 2 loser club, satu loser heart, dan tergantung pembagian spade diluar. Seperti diduga, spade terbagi pincang 4-1 sehingga entah dari mana bisa didapatkan 10 trik.

Takut club terbagi 6-1, Reese langsung memenangkan trik pertama dan Timur ikut dengan ♣2 (sinyal standard). Reese kemudian melanjutkan dengan ♠A dan ♠K, namun timur diskad pada putaran kedua.

Bagaimana rencana anda?

Ikuti bagaimana Reese bisa menyelesaikan kontrak ini dengan indah pada video berikut ini  MEET THE MASTER – TERENCE REESE. Sebuah penyelesaian yang kami duga diluar perkiraan rekan-rekan pembaca.

Timing yang Tepat

Pada sebuah latihan anda menhadapi penawaran berikut ini:

Selatan Barat Utara Timur
1S        3H      4H       pass
4S semua pass.
Barat dengan baik sekali memulai permainan dengan kecil.
Inilah kartu dummy dan anda.
♠  965
♥ A92
♦ AK10654
♣ J

 

♠ AK832
♥ J3
♦ 83
♣ A876
Kontrak 4♠, opening lead ♥5.

 

Apa yang dapat anda simpulkan dari kartu pembuka lawan?
Bagaimana rencana main anda?
Apakah anda mengasumsikan truf terbagi 3-2?
Meneruf club 3x sangatlah baik, namun anda kesulitan penangkap.

 

Karena semua kontrol di tangan anda, anda bisa main 2x spade dan kemudian duck diamond.
Kalo spade terbagai 3-2 dan demikian juga diamond, maka kontrak anda selamat.

 

Tapi ntar dulu, apa yang anda mainkan dari meja, kecil atau main ♥A?
Tentunya anda mainkan ♥A dan Timur ikut ♥10.
Kesimpulan apa yang dapat anda ambil dari jatuhnya kartu ini?

 

Ternyata Barat seorang yang nakal. Overcall di tingkat 3 dengan hanya 6 kartu Kxxxxx.
So, bagaimana anda melanjutkan?

 

Masihkaha anda berharap spade terbagi 3-2?
Ya, masih mungkin sih. Misalnya kartu barat 2623, atau 2632.
Deklerer kemudian memainkan ♠A dan barat ikut dengan ♠J.
Apakah ini kartu yang benar? Selembar spade atau doubleton ♠QJ?
Bagaimana anda melanjutkan?

Continue reading “Timing yang Tepat”

Down Seribu

Bermain patkawan dan pasangan itu hal yang berbeda. Pada kasus sebuah kontrak yang dipenalti oleh lawan, dalam pertandingan pasangan, kita lebih mengambil langkah menyelamatkan kontrak dengan peluang sangat kecil karena jika kita down seribu pun, pengaruhnya hanya pada pasangan kita dan hanya 1 papan. Pada pertandingan pat kawan, kopel bisa ngomel. Apalagi kalau kondisi kita bahaya, kekalahan belasan imp sangat mungkin terjadi jika kita salah memilih jalan. Kekalahan ini kadang harus ditebus dengan beberapa papan.

Pada turnamen EBC Cup  kemaren, anda dihadapkan pada kontrak 5CX dalam kondisi bahaya lawan tidak dengan penawaran berlangsung sbb:
T          S         B           U
1S       2S*      pass      2NT
4S       pass    pass      4N
pass    5C       X           pass
pass** pass
* = michael; min 5H+5m
**=setelah lama berpikir

 

Barat memulai permainan dengan ♠4, dan inilah kartu dummy dan anda.
                             UTARA
                              ♠ 6532
                              ♥ 6
                              ♦ AKJxx
                              ♣ K83

 

                             SELATAN
                              ♠ void
                              ♥ AK10754
                              ♦ 92
                              ♣ Q10542

 

Melihat kartu dummy, anda tentu kecewa karena kontrak 4S kelihatan mati. Wah, panthom sacrifice dong, sacrifice atas kontrak yang sudah gagal.

 

Terlintas dalam pikiran, kenapa Timur tidak buka 4S tapi memulai dengan 1S? Wah pasti pointnya banyak sehingga gak cocok dengan buka langsung 4S.

 

Informasi lain yang didapat adalah Timur pegang 8 lembar spade. Lead Barat adalah paling kecil, kalo gak masak Timur loncat ke 4S hanya dengan 6 kartu spade doang.

 

Dobel dari Barat mengisyaratkan bahwa club tidak terbagi rata. Bahaya mengancam karena kebanyakan mati regu kita akan kalah belasan imp.
Bagaimana rencana anda dalam mengeksekui kontrak ini?

Continue reading “Down Seribu”

Mengacaukan Timing Deklerer

 

Pada sebuah sesi latihan, anda dihadapkan pada defense dengan pegangan berikut  ♠ 109 ♥ KJ1052 ♦ Kxx ♣ J103 di posisi Timur.
Penawaran berlangsung sebagai berikut:
S      B       U       T
                  p       p
1C*  1S       x       p
1N    p       3N      p
p      p
Lawan menggunakan precision weak NT. Dari penawarannya Selatan memperlihatkan kekuatan 15-17 balans.
Partner memulai permainan dengan 7 dan inilah kartu meja
♠ A7543
♥ 86
♦ AJ64
♣ 82
Atas 7, deklerer memainkan 8 dari meja dan anda memainkan salah satu honor heart, misal K.
Pada trik kedua, deklerer bermain Diamond kecil ke arah Jack. Partner ikut dengan 3. Tidak jelasnya posisi diamond, anda menang dengan K.
Apa selanjutnya?
Dari jalannya penawaran terlihat partner agak nakal dengan overcall 1S-nya. Melihat penawarannya, rasanya deklerer pegang doubleton spade yang berarti partner hanya 4 kartu!!!.  Tetapi karena spade anda bagus, ♠109, maka anda pun menyerang spade. Benar saja, deklerer lama sebelum akhirnya memainkan ♠8 dan anda masih memegang lead.
Bagaimana rencana defense anda selanjutnya?

Continue reading “Mengacaukan Timing Deklerer”