Tak Bisa Berkelit

Dalam bertahan, kadangkala kita tidak bisa menghindar dari rencana deklerer. Apapun yang dilakukan ada solusinya bagi deklerer seperti diperlihatkan dalam papan berikut ini.
Dalam sebuah latihan anda memegang kartu berikut: ♠A93 ♥A8753 ♦105 ♣Q62, anda mendengar lawan sebelah kiri buka dengan 1S dan partner dobel. Lawan sebelah kanan masuk dengan 1NT, yang ketika ditanyakan mengatakan forcing. Anda jadi bingung, siapa yang berbohong nih, kok semua pada ikutan menawar. Kemungkinannya adalah lawan sebelah kiri pegang kekuatan minimum dan partner melakukan take out dengan kekuatan minimum juga. Dengan sedikit ragu-ragu anda pun hanya menawar 2H (harusnya bid 3H, yg agresif ada yang bid 4H), yang di pass LHO dan partner.
Benar saja, lawan sebelah kanan masuk lagi dengan 3D natural, dan anda menawar lagi 3H yang di pass sekeliling

B U T S
1S X 1NT 2H?
pass pass 3D 3D
pass pass pass

Barat memulai permainan dengan ♣A dan inilah kartu dummy dan anda.

♠K104
♥QJ106
♦AJ4
♣1062

♠A93
♥A8753
♦105
♣Q73

Kontrak 3♥, lead ♣A
Benar saja, partner melakukan dobel yang tidak memenuhi syarat.
Atas ♣A, anda main kecil dari dummy dan Timur ikut dengan ♣3, menyatakan TIDAK berminat. Pada trik ke-2, barat beralih ke ♦8, bagaimana rencana anda?

Mari kita hitung loser kita.
Spade ada kemungkinan satu loser
Heart ada kemungkinan satu loser jika tidak kena finesse
Diamond ada kemungkinan 1 loser
Club ada kemungkinan 3 loser.

Wah-wah banyak sekali, mati dong kontraknya. Hal pertama tentu anda berharap K kena finesse sehingga ada peluang menyelamatkan kontrak.
Double finesse diamond gimana? Ya, nggak lah, barat kembali 8 pasti dari doubleton dan lihat penawaran Timur pasti dia panjang diamond.

Atau berharap ♣AK doubleton? Gak lah. Terus gimana dong rencana anda? Continue reading “Tak Bisa Berkelit”

Aksimu Membuatku Memikirkan Jalan Lain

 

Dalam permainan bridge, setiap aksi kita baik dalam mencari kontrak terbaik maupun dalam menemukan defense terbaik atau menggangu lawan mempunyai dampak baik yang positif maupun yang negatif. Terlalu banyak bacot yang tidak perlu misalnya akan bisa dimanfaatkan oleh lawan. Namun aksi seperti ini kadang dibutuhkan juga untuk mendapatkan skor yang bagus. Memang susah ternyata bermain bridge itu. Keputusan yang tepatlah pada setiap kesempatan yang akan membawa ke arah kemenangan. Busyet, syusyah amir…

 

Informasi penawaran berikut ini dimanfaatkan betul oleh sang deklerer. Dalam kondisi aman vs bahaya, partner membuka penawaran dengan 1C natural, dengan pegangan ♠ 3 ♥ K10754 ♦ K874 ♣ 865 anda pun respon 1H. Barat pada posisi merah overcall dengan 2D. Partner bid 2S, menyatakan kekuatan ekstra. Setelah Timur pass anda buru-buru 3C untuk menyatakan kekuatan yang terbatas. Namun partner kembali bid 3H dan dengan senang hati anda naikkan ke 4H. Namun pada tangan terakhir Timur dengan keras melakukan double penalti.

Dealer: Utara
Bhy: TB 

 U  T  S  B
 1C  pass  1H  2D
 2S  pass  3C  pass
 3H  pass  4H  pass
 pass  X  semua  pass

Menerima lead ♠4 (4th best), inilah kartu dummy dan deklerer.

UTARA
♠ A752
♥ A62
♦ 6
♣ AK1093

 

SELATAN
♠ 3
♥ K10754
♦ K874
♣ 865

 

Kontrak 4HX, opening lead ♠4 (4th best). Bagaimana rencana anda?

 

Jika saja tidak ada gangguan dari timur barat, cara main yang paling normal adalah menganggap truf terbagi 3-2 dan juga club terbagi 3-2.
Namun tawaran barat dan dobel timur telah mengubah cara berpikir deklerer.

 

Bagaimana rencana anda dan asumsi-asumsi apa yang anda buat sebagai deklerer? Silakan cocokan rencana anda seperti apa yang dibuat oleh jagoan France, Jean Marc Roudinesco dalam serial MEET THE MASTER – JEAN MARC ROUDINESCO berikut ini.