Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan

Selamat Tahun Baru 2019M, semoga tahun ini adalah tahun prestasi bridge Indonesia.

 

Menyambung postingan terakhir tentang IBPA Award, sekarang kita menampilkan best defence of the year 2018.

 

Artikel ini ditulis oleh Liam Milne (Australia) dan judulnya adalah “Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan“.  Tulisan ini menggambarkan bagaimana logika defense yang baik. Cobalah anda menutup kartu Timur (deklerer) dan Selatan (partner). (red).

 

Ketika seseorang pada akhirnya harus memberi sesuatu pada deklarer, sering kali tepat memberikannya sesegera mungkin. Terkadang konsesi awal akan datang pada saat yang tidak nyaman untuk lawan Anda.

 

Board 27. Dealer South. Neither Vul.
                 ♠ K 10 9 7 6 5 2
                 ♥ J
                 ♦ J 6 4
                 ♣ K J
 ♠ Q                                ♠ J 8 3
 ♥ 5 4                              ♥ A K Q 10 7 3 2
 ♦ K Q 10 9 3                 ♦ A
 ♣ Q 10 4 3 2                 ♣ 9 8
                 ♠ A 4
                 ♥ 9 8 6
                 ♦ 8 7 5 2
                 ♣ A 7 6 5

 

West North East South
–        –        –      Pass
Pass  3♠      4♥    Pass
Pass  Pass

 

Papan ini dari the 2018 North Island Teams di New Zealand.
Selatan (Michael Ware) membuka permainan dengan ♠A. Dengan singleton di meja, Utara / Selatan bermain suit preferensi pada trik satu, jadi Utara (GeO Tislevoll) memainkan dua spade untuk memberi sinyal club. Ware selanjutnya memainkan ♣ A dan ♣ 5 untuk King Utara. Dengan tiga trik
di tangan, Tislevoll berhenti untuk mempertimbangkan situasi. Mari kita berpikir bagaimana menggagalkan kontrak dari semua informasi yang sudah kita ketahui.

 

Partner sudah pernah pass dan sudah memperlihatkan 2 As. Tidak mungkin dia pegang ♦A juga.  Jika partner pegang trik di suit truf, kontrak akan mati dengan sendirinya apapun jalan main deklerer.

 

Berapa banyak club yang dimiliki partner dan deklerer? Sepertinya partner memiliki empat klub dan deklerer punya dua, tetapi mungkin saja partner pegang doubleton. Jika demikian, kita harus berharap partner punya trik truf. Jika tidak ada trik truf, asumsikan partner pegang 4 lembar club.

 

Bagaimana dengan spade? Dengan empat lembar spade, partner pasti akan menawar empat spade, dan dengan tiga kartu ia sering akan mendorong ke empat spade, karena mengetahui bahwa ada fit sepuluh kartu truf. Selain itu, jika deklerer hanya memiliki satu spade yang tersisa, sulit untuk mendapatkan trik ke-empat.

 

Mengingat kurangnya prospek di suit minor, apakah ada peluang untuk mempromosikan trik di warna truf? Ya: jika partner tidak memiliki spade yang tersisa, kita cukup memainkan spade, dan partner akan dapat meneruf di depan dummy dengan heart lebih tinggi dari lima. Tetapi tak perlu kan terburu-buru untuk melakukan ini? Tidak juga. Jika deklerer memiliki distribusi 4 = 6 = 1 = 2, kita dapat memainkan apa saja. Deklerer tidak dapat menjalankan diamond, karena terblokir, dan dia harus bermain spade sendiri. partner bisa meneruf sebelum dummy dan mengembalikan truf, dan kita akan membuat dua spade lagi nanti.

Continue reading “Hadiah Yang Tidak Ku Harapkan”

Declarer of The Year 2018

Setiap tahunnya International Bridge Press Association kumpulan para penulis bridge memberikan penghargaan kepada pemain dan penulis yang telah memperlihatkan permainan yang brilian. Tahun ini penghargaan ini diserahkan di Sanya China dalam Hainan Bridge Festival Oktober lalu.

 

Para penerima penghargaan adalah:
Bob Hamman sebagai Personality of the year
Keri Klinger Memorial Declarer of the year
Winner: Boye Brogeland (Norway)
Journalist: Mark Horton (England)
Article: The Lion in Winter
Event: 2nd European Winter Games, Open Teams Quarterfinals, Monte Carlo, February 2018
Source: Daily Bulletin #7, p. 7

 

Gidwani Family Trust Defence of the Year
Winner: GeO Tislevoll (New Zealand)
Journalist: Liam Milne (Australia)
Article: Viking Bridge — Unwanted Gift
Event: 2018 North Island Teams (NZ)
Source: IBPA Bulletin 639, April 2018, p. 3

 

Yeh Bros Best Bid Deal of the Year
Winners: Wang Wenfei/Shen Qi (China)
Journalist: Jian-Jian Wang (USA)
Article: 7 Is Better Than 8
Event: 2017 Venice Cup, Round 21, China v. USA2
Source: IBPA Bulletin 637, February 2018, p. 10

 

Richard Freeman Junior Deal of the Year
Winner: Matt Smith (Australia)
Journalist: Paul Lavings (Australia)
Article: A Matter of Timing
Event: 2017 ANC Youth Interstate Teams
Source: IBPA Bulletin 631, August 2017, p. 9

 

Kali ini kita bahas partai sebagai best declarer of the year.

 

Board 18. Dealer East. NS Vul.
             ♠ Q
             ♥ Q J 9
             ♦ K Q 8 2
             ♣ A 8 7 6 5
 ♠ J 10 5 4             ♠ K 8 6 3
 ♥ 3                       ♥ 10 8 2
 ♦ A J 10 9 5         ♦ 7 3
 ♣ J 4 2                 ♣ K Q 9 3
             ♠ A 9 7 2
             ♥ A K 7 6 5 4
             ♦ 6 4
             ♣ 10

 

Partai ini terjadi di babak perempat final. Netherland Red sementara unggul 5imp namun masih tersisa 7 board lagi di open room.

 

Di close room pasangan Netherland Red mendarat pada kontrak normal 4H setelah Zia yang berpartner dengan Meckstroth melakukan overcall 2D atas tawaran 1H Molenaar di selatan. Permainan berlangsung cepat dan didapat 11 trik.

 

Di open room berlangsung penawaran sbb:
Open Room

 

West North       East      South
Nab  Lindqvist Drijver  Brogeland
–      –                Pass       1♥
Pass 2♣             Pass       2♥
Pass 3♥             Pass       4♣*
Pass 4♦*           Pass       4NT*
Pass 5♣*           Pass       5♦*
Pass 6♦*           Pass       6♥
All Pass

 

Barat memulai permainan dengan 2 club dan declarer menang dengan As. Boye ruff club untuk memainkan diamond. Barat membuat kesalahan dengan memainkan As dan melanjutkan dengan jack dan declarer menang dengan king. Boye kemudian memainkan queen diamond, Timur ruff dengan 8♥ yang di overruff declarer.
Declarer kemudian melanjutkan dengan crossruff spade dan club,♠A , ruff ♠, ruff ♣, ruff ♠, ruff ♣, ruff ♠  pada trik ke 12 memainkan diamond dari meja yang menjepit ♥ 10-2 Timur. Bravo Boye dari ribuan yang menonton secara online. 13 IMPs yang didapat dengan kecemerlangan ini terbukti sangat menentukan.

 

Ini adalah distribusi yang menarik, dengan banyak sisi rumit.

 

Secara sederhana, declarer punyai dengan enam trik truf, dua As dan setidaknya satu diamond. Jadi sangat jelas bahwa deklarer perlu meneruf beberapa spade, sehingga tarik truf harus ditunda. Seperti yang terlihat salah satu cara menggagalkan slam (secara teori, karena masih mungkin salah dalam pertahanan) adalah lead truf. Declarer menang di dummy, menguangkan ♣A, ruff ♣ dan memainkan diamond. Barat menang dengan kartu as. Sekarang penting untuk memainkan diamond kedua. Jika Barat bermain, misalnya, spade untuk Queen, King dan As, deklerer ruff spade dan kemudian dapat memainkan semua kartu truf, memeras Barat di warna spade dan diamond (tentu saja lebih baik menuakan club!).

 

Dari pegangan Barat, kartu pembuka truf adalah pilihan yang sulit karena dapat merugikan partner.

 

Perhatikan trik ketiga, kesalahan yang dibuat barat dimanfaatkan dengan baik oleh Boye, sang deklerer. Bila saja barat bermain kecil diamond, Declarer akan memenangkan diamond, ruff club dan memainkan diamond kedua. Inilah saat yang tepat untuk memenangkan diamond. Sekarang Barat kembali truf dan perhatikan kontrak akan gagal.
(Bersambung)

 

Slam di Suit Lawan

 

Mungkinkah terjadi kita bermain slam di suit yang ditawar lawan? Tentunya bukan tawaran pshychic, tetapi natural. Cukup umum terjadi anda buka 1C strong lawan meminformasikan 2-major, dan anda mendarat di kontrak game di salah satu major. Atau anda buka 1D lawan masuk 1H dan anda menawar 2H yang juga berarti natural. Bisa saja anda mendarat di game di suit heart.

 

Nah, dalam event beregu piala Rektor UGM XII kemaren pada babak KO 8 besar anda memegang kartu berikut ini, ♠ void ♥ 1085 ♦ AQJ10943 ♣ A43. Dalam kondisi bahaya vs aman, partner membuka penawaran 1C precision, lawan overcall 1D yang ketika ditanyakan artinya natural. Bagaimana anda meng-handle situasi ini?

  • Ada yang memilih pass dan kemudian ketika partnernya bid spade dia terus-terusan bid diamond sampai tingkat 5 bahkan 6
  • Ada yang bid 2D, dan berkejaran dengan partner yang trus-terusan bid spade, entah siapa yang akhirnya mengalah baik di 5D, 6D atau 6S
  • Ada juga yang langsung bid 5D, ketika partnernya bid 5S dia bid lagi 6D yang akhirnya dj pass sekeliling.
  • Bagaimana dengan anda?

 

Persoalan pada papan ini adalah masalah defence.

Misalkan lawan anda bermain di kontrak 6D dan menerima lead kecil.

Inilah kartu dummy dan anda di Timur.

 

Dummy
♠ KQ109xxx
♥ AK7
♦ void
♣ AJ9
Timur (anda)
♠ A3
♥ Q97
♦ K8xxx
♣ Q76

 

Menang di meja dengan ♥A, deklerer kemudian main ♠K yang anda tindih di Timur dengan ♠A dan di-ruff. Deklerer kemudian memainkan ♦A dan ♦Q. Pertama partner di Barat ikut, tapi kemudian diskad heart, meja buang spade kecil. Bagaimana rencana defense anda untuk menggagalkan kontrak?

Continue reading “Slam di Suit Lawan”

Overbid

Dalam membuat penawaran seringkali kita harus menaikkan tawaran partner secara terpaksa untuk menjaga kemungkinan distribusi partner yang istimewa.

Dalam babak consolation round Kepri Cup sesi. Ke-5, anda memegang kartu berikut ini:
♠KQ7 ♥K54 ♦K9765 ♣K8. Setelah 3 kali pass, anda membuka penawaran dengan 1D, lawan sebelah kiri overcall dengan 1S, partner menawar 2H. Apa yang akan lakukan?

Setelah partner pass pada tawaran awal mungkin anda berpikir bahwa pass adalah jawaban terbaik karena spade anda pada posisi yang tidak bagus, namun untuk menjaga partner punya distribusi 5-5, akhirnya anda menaikkan tawaran partner ke 3H yang di pass sekeliling. Sebuah tawaran yang overbid

Barat membuka permainan dengan ♠A dan inilah kartu dummy ( kartu anda) dan deklerer.

Dummy
♠KQ7
♥K54
♦ K9765
♣ K8

Deklerer
♠843
♥ J10987
♦ A102
♣ A7

Setelah ♠A, semua ikut kecil, Barat melanjutkan dengan ♠5.
Bagaimana rencana anda?

Kontrak dalam bahaya, karena bisa kalah 2 trik ♥ dan 2 trik ♠ dan satu trik diamond.

Apa harapan anda? Continue reading “Overbid”