Tak Sesederhana Itu

Dalam permainan bridge ada istilah seperti “Buka celana”, “careless talk cost lives” yang berarti ngomong yang tidak perlu sehingga menyusahkan kita sendiri atau malah membantu lawan dalam memenuhi kontraknya. Demikian juga yang terjadi pada papan ini. Pada tangan pertama, Barat pass, Utara buka 1H, yang dijawab selatan dengan 2D (GF) eit, Barat kemudian masuk 3C. Utara langsung konvensi blackwood dengan 4NT yang dijawab selatan dengan 2A + Q trump. Utarapun melaju ke grand slam.

B     U      T   S
p     1H    P   2D
3C? 4NT   P   5S
P     7D    P   P
P

Barat memulai permainan dengan ♥8.
Inilah kartu dummy dan deklerer

♠1032
♥AKQ107
♦AQ85
♣A

♠AK65
♥43
♦KJ10732
♣J

Bagaimana rencana anda?

Seperti terlihat sudah ada 12 trik dan hanya ada satu loser di suit spade. Bagi yang berpikir semuanya serba rata dengan cepat mengambil kesimpulan bahwa trik ke-13 akan didapat dengan menuakan heart. Sesederhana itu kah?

Mari kita lanjutkan permainan.

Menang dengan ♥A, anda memulai dengan memainkan ♦A dan tertegun sejenak ketika Timur tidak ada.

Bagaimana rencana anda selanjutnya? Continue reading “Tak Sesederhana Itu”

Kado Lebaran dari Taufik

Taqabalallahu minna Waminkum
Taqabal yaa Kariim
Selamat Idul Fitri 1440H
Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Tak terasa hari ini adalah hari terakhir kita berpuasa. Di penghujung puasa, biasanya ada yang memberikan kado untuk lebaran. Kado kali ini datang dari Taufik Asbi, pemain nasional yang namanya pasti sudah sangat anda kenal.

Partai berikut ini terjadi di pelatnas untuk APBF 2019 yang berlangsung dari 17-27 Mei 2019 kemaren.

Penawaran berlangsung sbb:

Delaer S, Bahaya US

1C – (3H) – 3S – (P)
4NT – (P) – 5C – (P)
6C

US menggunakan sistem standard. Taufik yang duduk di Selatan menyatakan ada salah pengertian dalam penawaran namun kontrak yang dicapai cukup beralasan.

Barat memulai permainan dengan ♠Q dan inilah kartu dummy dan deklerer.

DUMMY
♠ AJ953
♥ 8742
♦ Q8
♣ KJ

♠ K7
♥ A103
♦ AJ5
♣ AQ1032

Bagaimana anda merencanakan permainan ini?

Sebelumnya mari kita simpulkan.
Overcall barat dengan 3H hanya maksimal 6 kartu !? (solid sih). Namun dia lebih memilih spade daripada heartnya yang bagus itu.
Kesimpulan apa yang didapat dari sini?
Kemungkinan paling besar adalah ♠Q selembar sehingga kontrak akan mati jika partnernya pegang ♠A.
Anda tentu akan memilih lead heart yang barente-rente itu jika ♠Q doubleton.

Bagaimana dengan heart? So pasti Timur void.
Kemudian dimanakah posisi ♦K?

Mungkinkah kontrak diselamatkan jika ♦K di Barat?
Coba periksa, kontrak akan gagal. Tambahan lagi jika Barat pegang ♦K, tawaran barat tidak akan demikian. Dengan heart yang bagus enam kartu pula dan kekuatan opening hand para pemain berpengalaman akan melakukan overcall normal 1H.

Kalo begitu dengan ♦K di Timur anda bisa finesse diamond dan ruff diamond yang ketiga. Betul sekali. Persoalannya anda tidak punya entri ke tangan, kontrak akan gagal karena lawan akan melakukan cross ruff (timur ruff heart, barat ruff spade).

Terus bagaimana dong? Continue reading “Kado Lebaran dari Taufik”

PENGELABUAN

Dalam dunia bridge banyak cara legal yang bisa dilakukan untuk mengelabui lawan. Misalnya berpura-pura pegang singleton, memperlihatkan distribusi yang salah, menang dengan kartu yang tidak seharusnya dan lain sebagainya. Tetapi ingat semuanya harus legal. Jika anda berpikir lama padahal tidak ada apa-apa, maka tindakan semacam ini adalah TIDAK LEGAL.

Permainan mengelabui lawan berikut ini diperlihatkan oleh Erwin Lienanda salah seorang pemain dari Jawa Barat. Partai ini terjadi pada awal tahun 2000an dalam sebuah turnamen besar di Jakarta.

Penawaran berlangsung singkat:

1NT (15-17)    –   2D

2H                  –   3D

3NT

Barat memulai permainan dengan ♠6 dan inilah kartu dummy dan deklerer.

DUMMY
♠ 10
♥ AQJ102
♦ J985
♣ 986

DEKLERER
♠ AQ5
♥ K3
♦ A10764
♣ Q5

Selatan membuka penawaran dengan OFF-SHAPE, 5422.

Bagaimana rencana anda untuk mendapatkan 9 trik? Continue reading “PENGELABUAN”

Dari Arena APBF Youth 2019…(3)

Perhelatan 23rd APBF Youth 2019 telah berakhir bulan lalu di Bangkok Thailand dengan Indonesia berhasil membawa pulang satu medali emas dari nomor Girls dan satu medali perunggu dari nomor Juniors, serta satu medali perak dari nomor pasangan. Bukan hanya itu Indonesia juga meloloskan 3 timnya ke kejuaraan dunia Youth 2020 nanti, yakni nomor Girls, Juniors dan Kids. Selamat.

Indonesia Girls bermaterikan Vila Rosa-Fortina M Sibuea, Fransisca Tri Martanti-Monica Ayu Triana dan Rachma Shaumi-Roro Jofani Tunggadewi. Pada kesempatan kali ini kami ingin menyoroti penampilan “pasangan ketiga” Rachma Shaumi-Roro Jofani Tunggadewi. Roro-Rachma adalah pasangan yang lolos sebagai peringkat ke-3 seleknas, namun selama di Bangkok pasangan ini tampil sangat apik dan meraih butler tertinggi dari seluruh peserta Girls lainnya yakni 0,925/papan dari total 160 papan. Akibat penampilannya yang demikian, NPC memainkannya selama 3 sesi babak final.

Roro-Rachma membina partnership sejak 2017 lalu dan selalu rajin berlatih. Bergabung dengan Klub ACR pimpinan Kelik Irwantono, mereka difasilitasi untuk berhadapan dengan para pemain yang lebih kuat. Akibat tempaan tersebut mereka kini maju dan menjadi andalan tim girls Indonesia.

Berikut sebuah partai yang dimainkan oleh Roro di babak final sesi ke-3 APBF Youth yang menambah keunggulan tim Indonesia.

Di tangan pertama Roro membuka penawaran dengan 1H, dan tanpa gangguan mereka mendarat pada kontrak 4H.

Barat memulai permainan dengan ♦A dan inilah kartu dummy dan deklerer (kartu diputar untuk kenyamanan)

Dummy
♠ KQJ8
♥ 642
♦ J103
♣ A52

Deklerer
♠ 94
♥ AKJ1095
♦ Q6
♣ Q98

Barat kemudian melanjutkan dengan ♦K. Setelah berpikir sejenak, Barat kemudian beralih ke club. Roro dengan terpaksa bermain kecil dari dummy dan setengah kaget menang dengan ♣Q atas ♣J Timur.

Bagaimana anda melanjutkan permainan ini?

Continue reading “Dari Arena APBF Youth 2019…(3)”

Bauke Muller Jagoan Bridge Netherlands

Bauke Muller adalah pemain bridge tertua dan berpengalaman di tim nasional Netherland. Muller lahir tgl 17 February 1962 dan tinggal di Hoorn. Menikah dan mempunyai seorang anak perempuan. Dia melanglang buana bermain bridge pada tingkat level yang tinggi dan masih bekerja secara profesional sebagai researcher/Analyst.

Muller telah memenangkan 2x kejuaraan dunia tahun 1993 dan 2011. Bauke Muller memulai partnership baru dengan Simon De Wijs pada tahun 2005. Sejak awal mereka sudah menjadi tulang punggung tim nasional bridge Netherland. Mereka telah dua kali memenangkan European Open Team Championship yaitu pada tahun 2005 dan 2009 dan sangat jarang yang tidak naik podium.

Muller dan Simon menggunakan sistem artificial yang dikenal sebagai TARZAN. Penawarannya banyak menggunakan relay sehingga kurang menarik ditonton bagi yang tidak mengerti, namun mendarat pada kontrak yang tepat.

Muller telah mendapatkan penghargaan dari Ratu Belanda Beatrix atas prestasinya ini. Pada tahun 2012 Muller menerima Royal Decoration by Her Majesty Beatrix of The Netherlands. Setelah kemenangannya di Bermuda Bowl 2011, Ratu menetapkan Muller sebagai Knight in the Order of Orange-Nassau sebagai pemain bridge paling sukses seantero Netherland. Rekan satu tim mereka sekarang memanggil Muller dengan sebutan Sir Bauke. Namun pemain-pemain bridge dunia lebih mengenalnya sebagai sang profesor karena kalo bermain Muller sering berpikir lebih lama dari yang lain.

Untuk melihat kehebatan Bauke Muller mari kita saksikan satu papan yang baru saja dimainkannya dalam duel meet Netherlands – England
at ‘t Onstein (3 pasang vs 3 pasang).

Muller membuka penawaran dengan 1C strong dan artificial. Barat melakukan take out double, yang mungkin berarti Majors. Utara 1D, yang kita semua tidak tahu artinya. mungkin balans dan lemah. Timur membertahukan fit di heart. Selatan kemudian loncat ke 3S yang berarti butuh sedikit sekali untuk game, yang dinaikkan Simon de Wijs ke game 4S.

Menerima lead yang menguntungkan heart, sang profesor pun berpikir cukup lama.

Inilah kartu dummy dan deklerer.

DUMMY
♠ 653
♥ 108
♦ J932
♣ 8652

DEKLERER
♠ AJ10872
♥ AQ5
♦ AK
♣ A3

Bagaimana anda mengeksekusinya?
Continue reading “Bauke Muller Jagoan Bridge Netherlands”