Kalo Suka Bid Tinggi, Play Harus Canggih

Dalam permainan bridge ada 2 tipe pemain yakni yang optimistis atau agresif yang suka menawar lebih atau suka overbid dan ada juga yang pesimistis yang suka mengerem penawaran atau underbid.
Saya termasuk tipe yang agresif dan dalam pelatihan saya sering berkomentar agar memiliki tipe agresif karena ini akan meningkatkan kemampuan kita sebagai deklerer. Kita akan dipaksa berusaha mencari jalan untuk memenuhi kontrak kita sehingga banyak ide brilian muncul. Saya juga menyaksikan para pakar bridge dunia yang umumnya bersifat agresif. Bonus tambahan bagi yang agresif adalah lawan mungkin tidak menemukan defense yang benar sehingga kita bisa menyelesaikan kontrak kita dengan baik.

 

Dalam sebuah latihan, pada kondisi semua aman, anda memegang kartu sebagai berikut: ♠ Q5 ♥ A965 ♦ J875 ♣ 983 dan mendengar penawaran sbb:
LHO buka penawaran dengan 1C (standard), partner 2C (majors), RHO pass, apa yang anda bid dengan pegangan tadi?
BARAT   UTARA  TIMUR  ANDA
1C             2C            pass          ??

 

Apa yang akan anda bid?
Saya yang tergolong agresif hanya akan menawar 2H dengan pegangan ini. Saya merasa tidak ada yang istimewa dengan kartu saya. Namun partner ternyata jauh lebih agresif dari saya dan menawar 4H! yang di pass sekeliling.

 

Barat memulai permainan dengan ♥Q, dan inilah kartu dummy dan anda.

 

♠ AJ1074
♥ KJ43
♦ A9
♣ 102

 

♠ Q5
♥ A965 
♦ J875 
♣ 983

 

Beberapa pemain melakukan overcall 1S di tangan Utara dan kontrak akhir bisa jadi 3C dari Barat atau 3H Utara. Di sini partner melakukan bid yang tepat sehingga fit 8 kartu major ditemukan namun anda menawar agak ketinggian.
Nah, kalo suka bid tinggi, anda harus bermain canggih.
Dapatkah anda memenuhi kontrak yang sangat optimis ini?

Continue reading “Kalo Suka Bid Tinggi, Play Harus Canggih”

Overbid

Dalam membuat penawaran seringkali kita harus menaikkan tawaran partner secara terpaksa untuk menjaga kemungkinan distribusi partner yang istimewa.

Dalam babak consolation round Kepri Cup sesi. Ke-5, anda memegang kartu berikut ini:
♠KQ7 ♥K54 ♦K9765 ♣K8. Setelah 3 kali pass, anda membuka penawaran dengan 1D, lawan sebelah kiri overcall dengan 1S, partner menawar 2H. Apa yang akan lakukan?

Setelah partner pass pada tawaran awal mungkin anda berpikir bahwa pass adalah jawaban terbaik karena spade anda pada posisi yang tidak bagus, namun untuk menjaga partner punya distribusi 5-5, akhirnya anda menaikkan tawaran partner ke 3H yang di pass sekeliling. Sebuah tawaran yang overbid

Barat membuka permainan dengan ♠A dan inilah kartu dummy ( kartu anda) dan deklerer.

Dummy
♠KQ7
♥K54
♦ K9765
♣ K8

Deklerer
♠843
♥ J10987
♦ A102
♣ A7

Setelah ♠A, semua ikut kecil, Barat melanjutkan dengan ♠5.
Bagaimana rencana anda?

Kontrak dalam bahaya, karena bisa kalah 2 trik ♥ dan 2 trik ♠ dan satu trik diamond.

Apa harapan anda? Continue reading “Overbid”

Bermain Sesuai Kualitas Lawan

 

Tanpa gangguan lawan (mungkin karena posis papan tidak menguntungkan) anda mendarat pada kontrak 3NT setelah tawaran pembukaan anda 1NT langsung dinaikkan ke game 3NT oleh partner.
Barat memulai permainan dengan ♠K dan inilah kartu dummy dan anda.

 

Dummy
♠ Q83
♥ 93
♦ KQJ104
♣ J73

 

Deklerer
♠ 106
♥ AQJ5
♦ A53
♣ KQ65

 

Atas ♠3 di meja, timur ikut dengan ♠7 (besar kecil ganjil).
Barat kemudian melanjutkan dengan ♠K dan ♠J, Timur ikut.
Bagaimana anda melanjutkan permainan ini?

Continue reading “Bermain Sesuai Kualitas Lawan”

Squeeze Palsu

 

Dalam menyelesaikan kontraknya, deklerer berusaha melakukan beberapa cara untuk memenuhi kontraknya termasuk diantaranya adalah squeeze palsu.
Squeeze palsu adalah suatu kondisi dimana sebetulnya TIDAK ada squeeze namun karena salah dalam berkomunikasi dalam defense maka kondisi squeeze yang sebenarnya pun akhirnya  tercipta.
Dalam duel meet, Klub Pertamina dengan Klub ACR akhir April lalu hal ini terjadi.
Dalam kondisi semua aman penawaran berlangsung sbb:
S       B       U       T
1H    P       1S      P
4H semula pass
Anda membuka permainan dengan ♠2 dan inilah kartu dummy dan anda.
                        Dummy
                        ♠  KJ83
                        ♥ void
                        ♦ QJ1065
                        ♣ K105
Anda
♠ 1052
♥ K86
♦ A932
♣ J984
Setelah berpikir sejenak deklerer Noldy R Ngantung memainkan ♠J dari dummy, partner anda menang dengan ♠Q.
Partner kemudian beralih ke heart. Deklerer menang dengan ♥A dan melanjutkan dengan ♥Q untuk kemenangan anda dengan ♥K.
Tanpa berpikir lama, anda melanjutkan serangan spade dengan memainkan ♠10 yang dibiarkan menang oleh deklerer.
Bagaimana selanjutnya?
Cara defense anda akan menentukan apakah komunikasi anda berjalan dengan baik atau tidak.

Continue reading “Squeeze Palsu”

Krzysztof Martens

Krzysztof Martens adalah author dari Martens Bridge University Master’s Program. Dia adalah salah seorang pemain bridge ternama dunia yang berasal dari Polandia. Beberapa kali meraih medali di Kejuaraan Bridge Eropa dan beberapa kali juga meraih medali perak dan perunggu kejuaraan dunia. Pernah menjadi juara Transnational tahun 1997 di Hamamet, Turki.

 

Di samping sebagai pemain, Krzysztof Martens juga aktif sebagai pelatih atau coach dan memulai profesi ini sejak 1992. Marten pernah melatih France, Monaco, Greek, Turki dan Belanda. Jadi tidak salah jika Krzysztof Martens ditunjuk PB GABSI sebagai pelatih bridge untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta.

 

Krzysztof Martens juga aktif menulis buku-buku bridge yang diperuntukan kepada pemain level intermediate ke atas. Beberapa bukunya yang terkenal adalah: Bidding like Music, the world of transfers, The Master System, Camouflage Waiting Bid. Professional Slam Bidding dll.

 

Pelatihan bridge untuk Asian Games mencakup semua aspek permainan, bidding, deklerer dan defense. Martens memberikan ide-ide yang menarik tentang konvensi-konvensi terbaru tentunya dengan keuntungan-keuntungan yang didapat bila menggunakan konvensi tersebut. Martens juga melakukan test play untuk para pemain anggota pelatnas. Tentu saja kualitas soal yang diberikan cukup sulit. Papan dibawah ini merupakan salah satu persoalan untuk Declarer Play yang diberikannya.

 

Tanpa adanya gangguan bidding, anda mendarat pada kontrak 6D berikut ini.

Posisi kartu diputar sedemikian rupa untuk kenyamanan.

 

Barat memulai permainan dengan sangat jitu, spade, dan Timur main ♠Q.

 

UTARA

♠ 94

♥ A10832

♦ K954

♣ AJ

 

SELATAN

♠ AJ102

♥ KJ

♦ A8763

♣ KQ

 

Kontrak 6D.

Lead ♠3, Timur main ♠Q.

Bagaimana anda mengeksekusi kontrak ini?

Lead lawan langsung menusuk pertahanan anda, namun adakah solusi atas persoalan ini?

Apa rencana anda untuk menyelamatkan kontrak?

Continue reading “Krzysztof Martens”